Tuesday, March 31, 2015

Kampanye Support Local Movement dengan "Dilarang Duduk"

0


DILARANG DUDUK adalah sebuah judul acara dengan konsep studio gigs yang diadakan pada 05 April 2015 di Bhineka Studio, Jl. Gubeng Kertajaya XI no. 07 Surabaya. Acara yang dihajar mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB ini hanya diramaikan oleh 4 band saja dan semuanya berasal dari Surabaya, yaitu SEIT ZEHN, TIKAM, FIRE BENDER dan THE BLINDSIDE.

Selain menampilkan band, acara sederhana tersebut juga akan menyajikan pameran artwork karya seniman muda Surabaya yang dipajang ala kadarnya di halaman depan, serta ada beberapa kolektor rilisan fisik yang akan memamerkan koleksi-koleksi Mereka.
Seperti studio gigs pada umumnya, jika ingin datang ke acara tersebut tidak perlu merogoh dompet untuk tiket masuk karena acara tersebut gratis. Namun ada satu syarat penting yang harus Anda patuhi, yaitu dilarang memakai produk clothing luar negri atau merchandise band luar negri karena salah satu misi kecil dari pergerakan ini adalah menyulut kebanggaan terhadap kekayaan kreatifitas lokal Kita.

Acara ini nantinya akan didokumentasikan mulai dari awal hingga akhir acara dan diupload ke youtube agar semakin banyak orang yang melihat kreatifitas anak-anak Surabaya, maka dari itu penting sekali bagi pengunjung untuk mematuhi aturan dilarang memakai produk fashion luar negri, karena nanti pasti akan tertangkap kamera.

Event : Metal Syndicate Fest #2

0

METAL SYNDICATE FEST II
-- REVOLUSI DAN AGRESI --
west java & jabodetabek tour 2015

Minggu, 19 April 2015
At Gedung Kesenian Rawa Buaya, Jakarta Barat

With
- DEVORMITY
- SIKSA KUBUR
- FADIHAT
- KARNAK
- NICROVAGINAL
- ABHIRA
- ABGOTTER
- GALAK
- OMNIVOROUS
- APOTEOZA
- IMPERIAL
- UNDER SEVENTEEN
- JERITAN BABI
- INFINITE ROTATION
- TORTURING QUIETLY
- VOLT IDIOT
- HARAK
- ORDO

Ticket :
- Presale : Rp. 20.000,-
- On The Spot : Rp. 25.000,- ( Free Stiker )
- On The Spot + Cd Devormity : Rp. 50.000,- ( Limited )

More Info :
- Phone : 085817704902
- Pin : 2BA8AA95 /2A9FA1D0 / 220A70C4

Supported By :

- Metal Syndicate EO
- Marutti Cloth, Music And Publishing
- Rock Sound Pro
- Brutal Infection Records
- Sickness Productions
- Dead Rebel Records
- Jelambar Metal Squad
- Kedai 9 Gigs & Music Cafe
- Desire Online Store
- Invictus Merch
- Lastrick Apparel
- Safforete Merch
- Midmad Cloth
- Retak Otak Merch
- X-Trail Merch
- Bearded Guitar Addicted
- Zombie Zine
- East Jakarta Media Zine
- Pasukan Jihad Webzine
- Rotten Webzine
- www.jakartanetwork.com
- Busuk Webzine

Sunday, March 29, 2015

Review Album Rottenomicon - R.A.P.B.N

0

Penantian para kawan-kawan rottenomicon baik itu pelaku seni, kolektor, penikmat musik, ataupun pengamat musik ini adalah jawaban yang selama ini selalu ditunggu kawan – kawan, akhirnya debut album penuh perdana dari one of monster death metal malang lahirkan anak pertama bernama Renunciation The Anatomic Perverse To Beheading The Nation atau disingkat R.A.P.B.N but wait this is not about political bastard, this is about musick. Pasca lahirnya album ini, rottenomicon harus rela melepaskan salah satu keluarga besar mereka jefry yang biasa disapa jejedeath atas inside kecelakaan sampai-sampai tidak bisa ditolong lagi nyawanya. Kejadian tersebut merupakan tamparan berat bagi band karna alm. merupakan sosok yang menginspirasi bagi personil rottenomicon. Semoga saja arwah beliau tenang disisi Tuhan Yang Maha Esa, Amin.. 

Perlahan – lahan saya akan sedikit mengulas album perdana rottenomicon yang sangat catchy and epic mulai dari komposisi musikalitas, artwork, dan liriknya. Nada petikan gitar akustik yang merdu oleh tangan ayok screaming factor mengiri sajak puisi karya Taufik Ismail berjudul kami muak dan bosan yang dibacakan kembali oleh vokalis dari band Anorma yaitu Sigit Priyo Utomo, 40 detik selang pembacaan puisi aroma-aroma jahat death metal langsung menerjang telinga nada vokal growl dilapisi vokal scream pada lagu “In Gardening The Disease” jadi jawaban track pertama tanpa basa basi langsung menghajar habis-habisan. Belum cukup sampai disini, “Devouring Uncontrolled Social”  masih jadi bagian yang patut dinikamti, riff-riff gitar berat dengan nada-nada ketukan drum yang tidak monoton serta tidak lupa backing vocal sigit anorma diselipkan, jelang menit ke 2 alunan distorsi untuk berheadbang semakin menjadi-jadi di materi kedua ini. Track ketiga ada “Againts The Grain” blasting cepat nan stabil dibumbui sedikit racikan melodi gitar dari jefry terisi dilagu tersebut. Intonasi vocal growl yang tinggi dikombinasikan vocal sigit terdengar jelas di detik-detik awal track “Dominus Flevit (Bangsa Bangsat)”, sesuai dengan judul track yang tertera lagu ini sangat bangsat sekali dengan riff-riff gitar jefry yang sangat pintar pengolahan nada-nadanya and they will say hancurkan bangsa bangsat with high volume menutupi track ke empat tersebut. Melodi sederhana dengan nuansa penuh keindahan terdengar sangat nikmat dihayati pada pertengahan track “Infectious Perceptions”. Hawa-hawa kelam nan horor menyelimuti detik awal “Stench For Enrichment” sebagai intro sebelum mereka melibas telinga saya dengan materi yang super kejam dan megah. Drummer beringas rottenomicon adi mengambil alih untuk mengawali permainan pada track “Losesdupicia” sekitar 7 detik dilanjutkan ketukan cepat masih mendominasi sampai menit ke dua aroma-aroma tempo down dipilih untuk sejenak berheadbang setelah liar dengan atmospir cepat dan membunuh telinga. Lagu penutup album perdana ini diakhiri dengan “Rotten solid brain” milik legenda death metal malang rotten corpse yang diaransemen oleh adyth Nugraha, but this is not rotten corpse, its real rottenomicon taste. Melodi gitar yang kejam di detik detik akhir track tersebut menjadi klimaks dalam album r.a.p.b.n . Track terakhir yang berjudul “Koalisi adalah sekutu” merupakan lagu bekerdja yang ada di youtube, outro tersebut jadi bagian puncak keganasan 10 lagu berbahaya, liar, ganas, dan mengerikan dari monster death metal malang yang sukses dilahirkan oleh brutal infection records.

Kualitas sound maksimal dengan aransemen part by part dari semua track terdengar sempurna, ini bukan melebih-lebihkan melainkan sebuah penilaian dari kuping saya pribadi. Sebuah kerja keras yang terbayar lunas dan hasil yang memuaskan terekam jejaknya melalui Renunciation The Anatomic Perverse To Beheading The Nation berkat kerja sama dengan kawan-kawan diluar rottenomicon seperti ayok “screaming factor”, Sigit Priyo Utomo “Anorma”, Anton Vlad “Delirium Carnage”, Adyth Nugraha “Rotten corpse” turut andil bagian mensukseskan karya yang luar biasa ini. Cover art megah nan epic yang menggambarkan iconnya burung garuda dengan memegang bendera merah putih disayap kiri serta api yang keluar dari mulut sang garuda sangat jelas menggambarkan bahwa garuda tersebut sebagai rakyat yang marah akan negeri ini dan gambaran pemerintah sedang memakan daging tersebut menafsirkan icon pemerintahan kita yang selalu lapar dan tidak pernah puas memakan hak rakyat, artworker aditya wardana menjadi pelaku cover art R.A.P.B.N terlihat megah dan mampu menjadi daya pikat sendiri sebelum mendengarkan isi dalam cdnya. Sebagai bahan pertimbangan kalian jika tidak puas mengenai hasil review ini, bisa dengarkan kan langsung preview satu lagu milik rottenomicon dibawah ini. this is only review, review yang sebenar-benarnya adalah ada ditelinga pendengar masing-masing. review diatas hanya sebagai gambaran sedikit saya sebagai penikmat musik bukan sebagai pengamat musik. DONT FORGET BUY ORIGINAL CD ALBUM..!!! Only Physical Records Is Real Support...

Band : Rottenomicon
Album : Renunciation The Anatomic Perverse To Beheading The Nation
Musik : Death Metal
Asal : Malang, East Java
Label : Brutal Infection Records, West Jakarta.
Code : BIRCD-10-2015
Rate : 10/10

Track List
1. In Gardening The Disease
2. Devouring Uncontrolled Social Tentacles
3. Againts The Grain
4. Dominus Flevit (Bangsa Bangsat)
5. Infectious Perceptions
6. Stench For Enrichment
7. Enigmazation In Cadavering The Ideology
8. Losesdupicia
9. Greygrind & Loathe
10. Rotten Solid Brain (Rotten Corpse Cover)
11. Koalisi Adalah Sekutu (Outro)

Monday, March 23, 2015

Lewat Line Up baru, Drop akan keluarkan 'Savage Revenge'

0

Pasca sukses merilis album perdana bertajuk Sadistic Independent Of Bliss lewat breeding records, kali ini band brutal death metal yang bermarkas di tangerang tersebut akan keluarkan mini album 'Savage Revenge' melalui label BrutalMind Records. Drop sendiri merupakan band yang terbentuk sejak 2004 namun kendala gonta-ganti personil membuat band ini kurang produktif melahirkan album. Savage Revenge adalah jawaban dari tutup mulut mereka mengenai dimana karya mereka disaat band - band lain sibuk menelurkan album baru. 4 track dengan 3 lagu baru ditambah 1 lagu demo 2011 berjudul Moralitas semu yang dimastering ulang akan tersaji dalam mini album tersebut. Lewat savage revenge atau dalam bahasa indonesianya angkara dendam drop menjelaskan mereka akan bicara masalah dendam manusia, dimana setiap dendam itu akan menimbulkan masalah bahkan bisa saling membatai manusia yg satu dan lainnya! 

Nyomenk Gitaris Drop membeberkan bahwa "Proses pengerjaan savage revenge telah dikerajakn sejak agustus 2013 untuk take drum namun sedikit mendapatkan problem kemudian recording dilanjutkan lagi sejak pertengahan 2014 hingga selesai mixing and mastering januari lalu atas pengerjaan A4 Studio recording," selain itu nyomenk menambahkan untuk savage revenge memiliki perbedaan yang signifikan dari album perdana yaitu dari segi aransemen, konsep, line up dan durasi permainan.

Kini band yang beramunisikan Gaber (Vocal), Andry (Gitar), Dewa (Bass), Wahyu (Drum) tersebut telah dijadwalkan 13 april 2015 hari ditetapkannya mini album drop rilis, cover art dengan lukisan sekumpulan manusia yang terjun ke dasar api layaknya neraka berhasil dikerjakan oleh Bloody art vomit. Mungkin kalian akan penasaran bagaimana aransemen musik mereka dalam mini album savage revenge, patut kita nantikan pada tanggal yang telah ditentukan diatas. Stay brutal and long life death metal...!!

Track List
1. Savage Revenge
2. Metamorfosa Kebencian
3. Ideologi Penyiksa
4. Moralitas Semu [Re-Mastered demo 2011]

Cover art by Bloody Art Vomit
Source photo : Facebook

Hellskuad terbitkan single kedua dalam bentuk bebas unduh

0

Band yang paling produktif melahirkan album ini besok siap melepaskan debut full album ketiga mereka dengan title "Liege of Inveracity" dibawah naungan label anyar Eastbreath records. Besok merupakan hari bersejarah bagi band yang bermukim di cimanggis ini, 12 lagu dengan konsep slamming with beatdown hardcore combine masih menjadi ciri khas hellskuad band yang sekarang beramunisikan deady velo, kutwo, dan salah satunya anak musisi legendaris indonesia eet sjahrani yaitu elazar ibrahim. kali ini sebagai kado spesial sebelum menetasnya album ketiga besok, secara eksklusif single kedua yang berjudul Deserve To Die (buried) hari ini bebas unduh atau legal download. Sebelumnya single kedua ini sudah lebih dahulu dirilis dalam bentuk video clip melalui situs resmi youtube milik the metal rebel, namun kali ini kalian dapat memiliki single kedua ini melalui pasukan jihad webzine. 

Track List
1.Sickest voices on Schizoprenia Heads
2.Deserve to die (buried)
3.Melawan Kematian
4.Lust to kill
5.Karnivora Dari Neraka
6.Pleasure in Desperation
7.Laley de plomo (brujeria cover)
8.retorika kebiadaban
9.Splattering blood on your wall
10.Destroy everything (Hatebreed cover)
11.kembali menjadi tanah
12.Bonus tracks

Saturday, March 21, 2015

Review Album : Sabaoth - Unholy Divinity

0

Tanah sulawesi utara memang tidak banyak melahirkan potensi death metal berbahaya tapi sepertinya kalian harus melirik band Sabaoth, biarpun berada jauh dari hingar bingar musik death metal yang ramai di pulau jawa tapi musikalitas mereka cukup diacungi empat jempol. Boy yang bertindak sebagai vokal dan kawan-kawan sukses melahirkan debut album penuh perdana dengan title “Unholy Divinity” dibawah naungan bendera label Dismembered records. Aroma segar bernafaskan blasphemy tertanam jelas melalui arti dari title album mereka dan cover art yang dikerjakan oleh Rio Oscaryzm. Sebelum muncul kepermukaan album perdana ini, sabaoth telah bekerja sama dengan menghasilkan sebuah promo series yang berisikan 2 track song dan 1 intro 1 outro. 

“Genesis” intro berdurasi 1 menit yang menggambarkan nuansa kelam, gelap, dan mencekam sangat terasa dari awal hingga detik penghujung yang dilanjutkan twin pedal super cepat mengawali perjumpaan “Rotting Religion Disbelieve”. Vocal boy yang semakin dewasa dan semakin ganas daripada promo sebelumnya membuat saya cukup terkesima atas perubahan yang terjadi terhadap band ini. Blasting snare drum dengan ritme stabil dibaluti perpindahan riff-riff gitar yang mampu menyeimbangi masih terluapkan melalui “Bapthized by Hate”. Cara permainan brutal death yang dikombinasikan racikan vocal guttural layaknya matti way di album The Time of Great Purification terdengar jelas lewat “Fear and Trembeling”. Irama – irama grinding and groovy terdengar jelas mengawali track ke lima “Truth in the Eyes of Your Bigotry”. Suara – suara horror nyanyian penyanyi gereja yang mencekam jadi intro materi selanjutnya “Choir of the end times”, ya pemilihan intro tersebut sangat pas mengingat judulnya jika diartikan dalam bahasa indonesia adalah paduan suara akhir zaman. “Your God…Not My God” materi promo sabaoth rilisan dismembered records ini sepertinya direkam ulang dengan hasil yang lebih matang mulai dari aransemen musik hinggal teknik guttural vocal boy yang mencapai perubahan signifikan. Tidak banyak perubahan untuk cara permainan mereka dilagu ke sembilan, hentakan nada slamming siap membuat kepala kalian berheadbang ria menit – menit akhir lagu “Liturgy of Perversion”. Bunyi lonceng gereja diiringi mantra-mantra gelap dan doa – doa yang penuh aroma blasphemy tergambar jelas melalui dua lagu terakhir “Pray of the unholy” dan “Revelation”.  

Sedikit gambaran diatas penilaian melalui kuping pribadi saya sebagai penikmat musik bukan pakar ataupun ahlinya, jadi jika ada anggapan berbeda mengenai hal diatas sah-sah saja karena penilaian yang sesungguhnya ada pada kuping kalian masing-masing. Reviewan ini hanya sebatas referensi kalian sebelum memiliki karya fisik dari band manado tersebut. Secara garis besarnya sabaoth akhirnya menemukan musikalitas yang lebih berbahaya dan kejam melalui unholy divinity, permainan brutal death with grinding groovy your brain konsisten dipertunjukkan dari track awal hingga klimaks. Untuk sound mixing and mastering musik sendiri memang tidak diragukan lagi jika januaryo hardy “perverted dexterity” atau insidious soundlab maka good quality sound perfect lah yang dihasilkan.

Band : Sabaoth
Album : Unholy Divinity
Asal : Manado, Sulawesi Utara
Label : Dismembered Records
Rate : 9/10

Track List
1. Genesis (Intro)
2. Rotting Religion Disbelieve
3. Bapthized By Hate
4. Fear And Trembling
5. Truth In The Eyes of Your Bigotry
6. Choir Of The End Times
7. Your God...Not My God
8. Liturgy Of Perversion
9. Pray of The Unholy
10. Revelation (Outro)