Slider

New Album Release

News

Upcoming Event

Album Review

Band Review

Interview

Gallery

Out Now: Internal Amputation - Abortus Iminens (2014)

Band : Internal Amputation
Album : Abortus Iminens
Location : Klaten, Central Java, Indonesia
Format : Compact Disc
Style : Slamming Brutal Death
Label : WAAR Productions

Track List

1. Diagnosis
2. Abnormes Genuit
3. Embrio Tak Berdosa
4. Human Papilomavirus
5. Defectus in Utero
6. Abortus Iminens
7. Herpes Genitalis
8. Klamidia Trachomatis
9. Kondiloma Akuminata
10. Gonore

Info order
Phone  08561331113
Website : www.waarproduction.com
Price : 45rb / 10$

Beyond Creation terbitkan single perdana dari album baru


Master progressive technical death metal Beyond Creation semakin memantapkan diri mereka menjelang perilisan album ke empat yang bertajuk "Earthborn Evolution" Beyond creation kembali hadir dengan musikalitas berbahaya mereka seperti yang dapat kalian dengarkan single anyar mereka yaitu "Elusive Reverence". Masih dinaungi label Season of Mist, album Earthborn Evolution nantinya bakal diterbitkan pada 24 oktober 2014. Penasaran dengan lagu baru yang dikerjakan oleh simon Girard dan kawan - kawan tersebut, bisa kalian streaming dibawah ini.

Track List
1. Elusive Reverence
2. Sous La Lueur De L'empereur
3. Earthborn Evolution
4. The Great Revelation
5. Neurotical Transmissions
6. Abstrait Dialog
7. The Axiom
8. L'exorde
9. Theatrical Delirium
10. Fundamental Process




Band Review: DJIWO

DJIWO adalah sebuah grup musik metal yang dibentuk pada tahun 2013 di Surakarta, Jawa Tengah - Indonesia. Grup ini dimotori oleh Djiwo Ratriarkha dan Fancy Burn. Single perdana mereka Cakra Bhirawa (6:51”) dapat dinikmati di dalam Kompilasi Badjoebarat – the trve production 2013. Atas kesadaran akan perlunya “kendaraan tempur” baru guna melepaskan “artileri” bermusik metal yang lebih free will-ekspresif, lebih berani dan me-merdeka-kan maka, mereka sepakat untuk beraliansi di dalam konsep dan berkarya bersama.

Arti kata DJIWO sebenarnya tidak lebih dari sekedar kata yang bermakna Jiwa = Soul. Hanya ada penambahan aksen ejaan lama yang dimaksudkan sebagai penegas konsep old skool, rusty, venomous dan unholy. Pada prinsipnya sebenarnya band ini lebih diproyeksikan sebagai band yang berorientasi kepada karya, namun mereka juga menyadari bahwa live show pada porsi yang terarah sebenarnya juga merupakan hal yang tak terelakan lagi di dalam indutri bermusik, oleh sebab itu mereka juga telah mempersiapkan beberapa konsep model formasi penuh dengan menggandeng additional player yang piawai dan tentu saja berkarakter.

Dalam pengelolaan penampilan live perform band ini, DJIWO sengaja dikonsep untuk menghindari ekspos wajah asli personil inti dan merahasiakan identitas pribadi mereka, bahkan kesan misterius ini akan diperkuat karena fanpage, kontak band dengan segala alamat situs yang merujuk kepada keterangan tempat akan diserahkan kepada pihak-pihak mereka percayakan sebagai pengampu kepentingan seperti halnya record label, media yang telah terverifikasi atau beberapa kolega distributor merchandise. Dan hingga profil band ini ditulis, mereka hanya menyediakan (1) satu kotak pos surat, (1) nomer kontak via telepon seluler dan (1) satu alamat surat eletronik. Ini dimaksudkan dengan tujuan bahwa DJIWO adalah mesin propaganda dan hanyalah corong visioner semata. Ini adalah model disiplin permurnian mereka menyebutnya. Sebab nantinya apa yang disuarakan dan diperjuangakan di tiap buah hasil karya bermusiknya akan terlepas jauh dari kepentingan pribadi, kelompok atau bahkan ter-kooptasi oleh kekuatan asing diluar dirinya. Ia ada, terlahir dari buah pemikiran yang memerdekakan, menjadi wahana sang pembebas mental-moral-budak yang bertudung atas nama kebenaran dan kesucian semu serta mengambil sikap-jalur yang berseberangan dengan setiap pergerakan yang mengarah kepada penjajahan baru atas nama keyakinan dan institusi iman.

DJIWO ada dari ketiadaan dan akan selalu memekikan tanda bahwa semua ada waktunya, terukur dan ditimbang selayaknya mereka diterbitkan, ditinggikan dan akhirnya......ditenggelamkan oleh sang kala, setelah tidak lagi mempunyai makna. DJIWO adalah orkes kegelapan yang bersekutu dalam ruang dan waktu

Source :
Facebook : DJIWO
Reverbnation : DJIWO
Email : thetrveskh@gmail.com


Livilium lepaskan single perdana "The Omega Of Human Race"

Two Man Death Metal asal kota jakarta ini akhirnya melepaskan single pertama mereka yang berjudul "The Omega Of Human Race". Band bentukan alfan afero (owner Brutal Infection) dan Krisnanda yusuf ini telah membuktikan dirinya meski berdua saja tidak menghalangi kreatifitas mereka dalam bermusik underground di tanah air. Lagu The Omega of human race merupakan salah satu lagu yang nantinya akan berada dalam promo cd mereka, selain itu lagu tersebut mereka hadirkan juga dalam bentuk video clip yang akan dirilis dalam waktu dekat. Zethria gitaris dari band Holykillers turut andil bagian untuk mengisi drum programming di lagu The Omega of human race. Penasaran dengan lagu yang mengangkat tema akhir dari hidup manusia di bumi ini, silahkan kalian dengarkan via streaming soundcloud dibawah ini.

Dead Vertical terbitkan Official Music Video "Benteng Terakhir"

Grind and Blast.. Band Grindcore asal Jakarta Timur Dead Vertical telah menerbitkan sebuah official music video terbaru mereka yang berjudul "Benteng Terakhir", Video clip tersebut merupakan salah satu lagu mereka di album "Perang Neraka Bumi" rilisan Rottrevore Records pada 2011 lalu. Band yang digawangi oleh Boy, Deadbonz, Aryablood ini juga berkolaborasi bersama Atenxblast 'Panic Disorder' di video clip Benteng Terakhir. 

Video clip Benteng Terakhir Menceritakan Penyerbuan Tentara Sekutu Soviet ke jantung pertahanan terakhir Jerman pada akhir perang Dunia ke-2 mendekati pertengahan 1945, Dimana pengikut Hittler dan Tentara Nazi bahu membahu saling mempertahankan Benteng Terakhir mereka di kota Berlin melalui bungker, dan puing2 reruntuhan kota mereka yang akhirnya mereka kalah dengan ditandai tewasnya Adolf Hittler pemimpin Nazi karena bunuh diri.

Selain meluncurkan video clip anyar mereka, disiarkan juga bahwa akhir-akhir ini Dead Vertical telah disibukkan untuk proses penggarapan album ke empat mereka yaitu "Angkasa Misteri" di studio 360 Jakarta Timur. Beberapa album sebelumnya, Dead Vertical sukses melahirkan album seperti 'fenomena akhir zaman' via The Eye namun dalam bentuk cassete, 'infecting the world' dan 'Perang Neraka Bumi' via Rottrevore Records. 

Death Vomit umumkan "Forging A Legacy" sebagai title album anyar

one of monster Death Metal asal kota gudeg jogja yang mengatas namakan diri mereka sebagai Death Vomit ini akhirnya menunjukkan keganasan mereka kembali melalui sebuah debut album. Setelah cukup lama macet mengeluarkan album, kini band yang digawangi oleh Roy Agus (drum), Sofyan hadi (Vokal/Gitar), dan Oki (Bass) ini semakin mematangkan materi - materi album baru mereka. 

Baru - baru ini akhirnya death vomit atau yang biasa disapa devo telah mengumumkan title album baru mereka yaitu "Forging A Legacy", Sebelumnya death vomit juga memiliki beberapa album seperti "Eternally Deprecated" rilisan oleh Demented Mind Records 1999, The Prophecy oleh Rottrevore Records 2006, dan Flesh of Hate DVD rilisan Rottrevore Records juga. 

Next album Forging A Legacy milik death vomit bakal dirilis oleh Armstretch Records label asal bandung tersebut pada juli/agustus mendatang. Dikutip melalui Traxmagz roy devo menjelaskan bahwa Album kali ini mengangkat tema yang lebih berbeda dari album sebelumnya, Penulisan lirik berbahasa inggris dan tema yang dipilih adalah bercerita tentang sisi gelap manusia. 

Studio Rockstar di jogja menjadi pilihan lokasi death vomit untuk merekam secara keselurahan materi untuk album Forging A Legacy yang berisikan 9 track di dalamnya ini dan untuk mastering mereka akan melakukannya di jakarta.
So, tetap antisipasi keganasan Death vomit di album selanjutnya. Buat kalian maniak musik layaknya Dying Fetus, Cannibal Corpse kalian wajib memiliki debut album baru dari death vomit ini, dan stop "Download" illegal musik demi mempertahankan kreatifitas musisi tanah air ini.

Kapital kritisi perang politik lewat lagu


Jenuh dan Muak mungkin dua kata itu sering kita jumpai sebelum tanggal 9 juli, dimana saling serang isu kebohongan demi sebuah kekuasaan pemimpin negeri ini untuk 5 tahun kedepan. Kali ini Band asal Tenggarong Kalimantan Timur yang menamakan diri mereka KAPITAL mengkritisi hal tersebut melalui sebuh lagu. "Gemuruh Politika" , itulah judul lagu yang mereka sajikan sebagai single baru Kapital. Penasaran dengan lagu Gemuruh politika racikan akbar haka dkk, bisa kalian streaming via soundcloud dibawah ini. 

Lirik Gemuruh Politika

Satir senandung kebebalan,berharap kami lupa,
Mereka pernah di bendera yang sama
Kini saling menjatuhkan,merasa yang paling benar
Merasa yang terpintar
Kontrol persepsi bohong

Reff :
Terror…Terror… mereka mencoba
Runtuhkan sudut pandang kita,
Memaksa kita lupa,mereka berbeda dan sama Rakusnya

Membakukan hantam persepsi kita,
Tergerus lumpur racun,dari tamaknya pesta pora

Persetan dengan Politik Citra…Kami tak akan LUPA