Popular Posts

Jakarta Grindcore Fest kembali digelar di bulungan

Hingar bingar musik keras sepertinya tak ada habisnya membisingkan tanah air ini tiap bulannya, tiap minggu selalu ada saja pagelaran dahsyat yang disajikan sebagai bentuk penampilan megah para musisi musik keras di tanah air ini. Salah satunya para pecinta musik grindcore akan disuguhkan event sadis nan membunuh yang bertajuk Jakarta Grindcore Festival, event tersebut merupakan event kedua setelah tahun lalu pertama di gelar tepat di bulungan juga pada juni 2014 dengan memboyong beberapa band keren seperti Dead vertical, Tengkorak, Mesin Tempur, Bersimbah Darah, Brain Suck, dan masih banyak lagi. Kali ini di tahun kambing 2015 ini eo JGF akan kembali menggelar event tersebut ditempat yang sama dengan menggandeng band - band dari berbagai daerah seperti Extreme decay (Malang), Rajasinga (Bandung), G.A.S (Surabaya), bahkan dari luar pulau jawa yaitu Muntah Kawat asal medan siap meramaikan Jakarta Grindcore Festival #2 dipandu mc allay error.

Band Pengisi Acara

EXTREME DECAY (MALANG)
NOXA (JAKARTA)
RAJASINGA (BANDUNG)
G.A.S (SURABAYA)
PERNICIOUS HATE (PURWOKERTO)
TOLAK TUNDUK (BANDUNG)
MUNTAH KAWAT (MEDAN)
TRENCH HORROR (JAKARTA)
GOADS (JAKARTA)
SPEEDY GONZALES (KEDIRI)
METAMOR (JAKARTA)
GRIND CHACHACHA (BALI)

05 April 2015 at Bulungan Outdoor
HTM : Rp 35.000

Review Album : Criminology - Capitalist Destroyer

Seperti yang pernah saya jelaskan sebelumnya bahwa bulan februari kemarin merupakan bulan dahsyat dimana banyak band – band sadis Indonesia meluncurkan debut album penuh ataupun mini album. Deathfans records sub-label dari disembowel ini juga melahirkan bibit baru bernama Criminology dengan title album Capitalist Destroyer. Debut album tersebut merupakan rilisa ke 3 dari Deathfans label yang bermarkas di bekasi tersebut. 8 track dengan intro dan outro siap mematikan urat syarat metalhead yang mendengarkan karya kejam dari band yang digawangi oleh Tantan (Vocal), Asep (Bass), Angga (Drum), dan Ridwan (Guitar) ini. Durasi 23 menit sepertinya cukup untuk membakar atmospir ketika dari track awal sampai akhir didengarkan. 

Track awal seperti yang saya jelaskan diatas bahwa akan terdapat intro, yeah track list awal diawali intro yang dimulai dengan lantunan dark piano dilanjutkan teknik guitar djent kental terasa di intro tersebut. Its time to war, suara peperangan dihiasi suara sirine menjadi sambutan keji track kedua yang berjudul Justice and war ini dimulai. Hyperblasting nan cepat dilumuri vocal guttural menghiasi part-part track ini, jelang penghabisan di lagu ini mereka sedikit menyelipkan beat-beat low untuk berheadbang. Tanpa basa basi sampah blasting mematikan dari angga langsung terdengar di detik awal track capitalist destroyer. Masih seperti aransemen awal yang mengedepankan blasting cepat serta riff-riff gitar yang menyeimbangi dengan aroma sedikit groovy ala bandung brutal death metal sedikit diselipkan di track singgasana para pecundang. Materi ke empat agak sedikit lebih berbeda dari sebelumnya dalam Mati sekarat ini teknik guitar ridwan menyelipkan beat-beat djent. Bandung menjadi tempat lahirnya band ini maka pada track ke enam yang berjudul hitam-putih dalam liriknya yang penuh akan tentang kota bandung tergambar jelas dari kata per kata. Bumbu-bumbu permainan groovy seperti pada lagu singgasana para pecundang, dalam track Sia Siga Ciduh Jeng Rehak criminology kembali menyelipkan aransemen groovy untuk sejenak berheadbang setelah dihantam kecepatan yang menggila.

Secara keseluruhan irama-irama blasting drum yang cepat namun tetap stabil tergambarkan dari setiap aransemen lagu yang diciptakan, permainan groovy juga ditempatkan ke beberapa track dan dengan vocal guttural yang siap mencabik-cabik telinga kalian. Hampir semua dalam album capitalist destroyer ini mereka tulis dalam bahasa Indonesia, barat dan 1 bahasa sunda sebagai bentuk apresiasi kecintaan mereka terhadap bahasa daerah. Artwork karya bvllart sangat menggambarkan sesuai tema dari album ini yaitu menghancurkan kaum kapitalis yang masih meraja rela di tanah Indonesia ini.

Band : Criminology
Album : Capitalist Destroyer
Asal : Bandung
Label : Deathfans Records
Rate : 8.5/10

Track List
1. Intro 
2. Justice and War 
3. Capitalist Destroyer 
4. Singgasana Para Pecundang 
5. Mati Berkarat 
6. Hitam Putih [B - U] 
7. Sia Siga Ciduh Jeung Reuhak 
8. Outro

Band Review : Obeisance

Band yang dibentuk bulan september 2006 awalnya dikenal dengan nama Problem Overstay, seiring pergantian personil dan konsep musik yang diusung akhirnya diputuskan berganti nama menjadi OBEISANCE. Menjadi salah satu pendatang baru yang menambah warna kancah perkembangan musik brutal death metal indonesia. Obeisance dengan beranggotakan Ibe Hasan (Vocal), Rudy Harry (Guitar), Andi Susilo (Bass), dan Satria Bagas Pramada (drum) hadir sebagai alternatif pilihan dari kian berkembangnya genre maupun sub-genre Death Metal global. Terinspirasi dari musik yang diusung oleh Siksa Kubur, Hate Eternal, Malevolent Creation dan Misery Index dituangkan oleh Obeisance dalam debut album yang proses rekamannya diselesaikan pada bulan september 2014.

Pada akhir januari 2015, Fresh Blood Management dan Iron Gates Management yang bertempatkan di amerika serikat secara resmi mengumumkan debut album Obeisance bertajuk "Hegemony" dijadwalkan rilis pada april 2015 mendatang.

Kontak band :
www.facebook.com/obeisanceDM
obeisancedeath@gmail.com
www.twitter.com/obeisance
www.soundcloud.com/obeisance
www.reverbnation.com/obeisance


Review Album : Demented Heart - Different Infinite Equations

Meski terlambat beberapa bulan mengulas band satu ini sepertinya wajib untuk diusik sedikit mengenai musikalitas dari pemuda – pemuda asal pare ini. Demented Heart yang akhir tahun kemarin sukses melepaskan mini album mereka dengan title “Different Infinite Equations”. Jarak 4 tahun memang bukan waktu yang sebentar untuk mengumpulkan materi – materi yang ada sehingga dikemas menjadi sebuah karya dalam bentuk rilisan fisik. Trio Technical Death Metal yang beramunisikan Avan (Guitar/Vocal), Zain (Drum), dan Erig (Bass) bekerja sama dengan Sickness Production untuk melahirkan mini album tersebut, perlu diketahui bahwa EP ini merupakan rilisan pertama dari label milik ahmad ally andre. Tanpa banyak basa basi dan berkomentar tentang sejarah atau apalah itu, kini saya akan sedikit mengoyak 5 track yang terangkum dalam Different Infinite Equations.

Different Infinite Equations track awal yang menjadi title mini album ini sebelum albumnya rilis adalah bocoran atau single dari mini album Different Infinite Equations, mendengar track awal yang cukup banyak riff-riff gitar yang diulang membuat sedikit agak boring karena demented heart era saat ini berbeda dengan masa pada album seeds of the venomous. Dalam track Different Infinite Equations mereka lebih santai untuk aransemen musik yang dimainkan tidak ngebut seperti di album pertama mereka, irama-irama melodi yang cukup memikat telinga hadir jelang track awal ini berakhir. Genetical Homicide masih berkutat dalam lingkaran distorsi penuh aroma technical yang santai dan teratur, di track ini demented heart lebih liar dari pada lagu pertama dengan vocal growl lebih garang membuat materi kedua ini tidak membosankan untuk dinikmati. Seperti biasanya mereka tidak lupa menyelipkan racikan melodi untuk menambah cita rasa kesempurnaan dari sebuah maha karya yang diciptakan di lagu tersebut. Materi ketiga bakal ada Missing Part, tanpa basa basi aroma technical dengan riff-riff kencang langsung diperagakan di detik awal bersama terselip sedikit melodic sebelum sang vocal masuk ke dalam bagiannya. Tidak lupa pada pertengahan lagu missing part mereka mulai memainkan irama melodius yang penuh ketenangan jika dengarkan secara seksama. 

Sepenggal review ini akan saya deskripsikan secara keseluruhan 5 materi demented heart – different infinite equations, lagu – lagu yang sarat aroma technical yang masih stabil tidak semata ngebut dengan teknik guitar swip dimana-mana melainkan tempo juga diperhatikan agar pendengar tidak bosan. Meski awal track sedikit mengecewakan tapi ternyata track ke dua hingga akhir mereka membuktikan musikalitas sesungguhnya. Tidak bisa dipungkiri lagi jika riff-riff melodic, permainan bass yang super karena mampu mengiri irama guitar serta vocal exhale avan yang cukup memadai. Terbukti bahwa demented heart saat ini berbeda jauh dari album sebelumnya, tidak hanya dari segi logo tapi cara bermusik pun jauh dari album seeds of the venomous. Catatan kecil bahwa musik death metal tidak hanya sekedar adu kebut-kebutan melainkan aransemen musik yang nikmat didengar itu lebih penting daripada hanya sekedar cepat semata. Untuk segi cover art sendiri artwork yang dikerjakan deeartwork sangat epic dengan nuansa full blue and black colour.

Band : Demented Heart
Album : Different Infinite Equations
Musik : Technical Death Metal
Asal : Pare, Kediri
Label : Sickness Productions
Rate : 8/10

Track List
1. Different Infinite Equations
2. Genetical Homicide
3. Missing Part
4. Killer Human Extensions
5. Erotomanic Delusions

Event : Launching Single Rise

NIGHT TEAM
present :

-------AFTERNIGHT-------
Launching Single
"RISE ( INDONESIA )"
--March, 25th Wed 2015--
at Nen's Corner cafe & resto
Surabaya, East Java-ID
.starts from 17.00 - till end.
-FREE-
---------- WITH ----------

- MY MOTHER IS HERO
- NYAM NYAM CHEESE
- VINILY
- BLOODY BLACK VOODO (JKT)
- RAISING DOWN
- PIPIS DI CELANA
- FORSENA'S PROMISES
- JUGGERNAUT

Special Perform.
★DASH DANCER★


--------------------------
SUPPORT BY
--------------------------

Nen's Corner Cafe & Resto
Das (surabaya)
Warehouse (Probolinggo)
Warlock.ltd (Surabaya)
Reech denim
Rambpage Home Recording (Surabaya)
Resize (Bali)
Devilini (Bali)
Deaf Brand (Bali)
Strive co
OnWithDime Apparel
Arwaken (Surabaya)
Swivle Store (Bali)
Specimen cloth (Surabaya)
Alcotra (Bali)
Archuled (Bali)
Gravity (Bali)
Surgery Project (Surabaya)
Plands Apparel (Ungaran)
Seephylliz (Jogja)
Huskey (Bali)
Drawn Apparel
Auzy bali
Damage Brand (Bali)
Duckling Cloth (Malang)
labora (Bali)
Whyfly (Bali)
Mr. Frizzy cloth (Rembang)
Sixteen (Kediri)
Ryester (bali)
Converse Head Indonesia #reg (ComSby)
Vla photo Video
Seadies
Diamond production


--------------------------
MEDIA PARTNER
--------------------------

AlterScene
SurabayaStyle.com
Apocalypse Magazine
Revolusi
Pasukanjihad.com
Radioactive-force
Ronascent.biz
Trekrmagz
Gigs Corner
Berisikradio.com
Kickwebzine.com
Warcomm-id.com
Sickness Production
Indiers Radio
Bekasi Musik Indie
Indonesia indie channel
CN Entertainment
Malang Indie
Info Info Gigs
Dunia indie
Speedytrek
Indie music jkt48
Promosi indie
Miti Musik
Kulturindie


--------------------------
INFO : 081234211200
PIN : 535DA615 ( Sphere )

Afternight luncurkan single anyar berjudul Rise

2015 menjadi puncak kebangkitan dari afternight band bergenre post-hardcore asal surabaya yang dimotori oleh Fabio (Vocal), Sahab (guitar), Iyas (Guitar), Orid (Bass), Ricky (Synth), dan Heavy (Drum). Band tersebut baru saja melahirkan single perdana berjudul Rise ( Indonesia ), single yang berdurasi 3 menit tersebut nantinya juga akan di launching pada 25 maret 2015 mendatang. Lagu Rise sendiri bercerita tentang bagaimana indonesia dimasa depan dan kita adalah negeri yang dijanjikan. Afternight mengambil kesempatan ini untuk menjadikan momen saat kondisi indonesia yg sedang tidak bersahabat, ditambah lagi mereka tak mau setengah2 dengan lagu ini mereka menyelenggarakan gigs yg bertemakan Launching single Afternight Rise Indonesia, yg akan diselenggarakan pada tanggal 25 maret 2015 17.00-habis, yg bertempatkan di Nen's Corner, surabaya. Dengan band-band Asli surabaya Nyam-nyam cheese, vinily, my mother is hero, pipis dicelana, raising down, juggernaut, forsena's promisess, bloody black voodo (jkt), dan Dash dancer.