Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Event : Launching Album Pipis Di Celana


PESING entertainment
present
LAUNCHING PARTY DEBUT ALBUM PIPIS DI CELANA 'OUT OF THE BOX'

Vomiting

- PIPIS DICELANA
- NO ENTRY
- THE OUTRAGEOUS
- LAST FROM MYTH FEAR
- AMONRA
- HOLD
- AFTERNIGHT
- GOD FOR MESSIAH
- SEIT ZEHN
- BEAT LIGHTNING
- BLAST YOUR EYES

Supported by
Nens Corner
The Doolphin
Bising Rock Resistance
Zlich
Last Figure Clothing Company
Shymphony Cloth (Bali)
Vregust Vestem
Nymphomaniac Artwear
Murphy
Samesensorry (Magelang)
Revival Of Terrible
House of Rexman
Fishmonpo
The Public Magazine
Apocalypse Magazine
Pasukan Jihad Webzine
Mianydoire
Revolusi
Ngerock.com
Eastconspiracy.com
EJMzine
Ronascent.biz
Cadazz Muzzik Indonesia
Indie Channel Indonesia
Sugenk Production
Crocodile Boogie
AMFS
Bangsyat Management
Home Gold Foundation
SDHC

Date : 30 November 2014
Lokasti : Nens Corner, Jl. Indragiri no.5 Surabaya
Open Gate : 16.00 - Sampe modar WIB

Karnak hadirkan single perdana 'Legiun Sodom'

Setelah banyak yang bertanya - tanya kapan single mereka rilis akhirnya karnak dengan senang hati membocorkan single terbaru mereka yang berjudul 'Legiun Sodom'. Band asal Ciledug yang berdiri sejak 2009 ini dibentuk oleh Rizkia Al Ghifari (Vocal), Fiqih (Guitar), Agung (Guitar), Rian (Bass), dan Ichal (Drum) ini sempat merilis debut mini album yang berisi 6 lagu yang dikemas dalam title album 'Asimilasi Dasagarta' yang dirilis oleh Brutal Infection Records. Beberapa tahun kemudian Karnak harus merombak sedikit formasi mereka yaitu Ichal harus keluar dari band dan digantikan oleh Aos yang baru bergabung tahun 2014 ini. Single perdana bertajuk Legiun Sodom ini merupakan single perdana Aos berada di Karnak dan kabarnya lagu tersebut menjadi peluru pertama untuk debut full album pertama karnak. Menurut sang vokalis sekaligus pendiri karnak Rizkia Al Ghifari menjelaskan bahwa 'Legiun Sodom ini menceritakan tentan pasukan yang dikirim untuk memusnahkan manusia/makhluk yang pernah merusak bumi sebelum adam/manusia baru diciptakan ke bumi. Penasaran dengan single terbaru mereka, tanpa basa basi dan banyak cincong lagi kalian bisa dengarkan lagu Legiun Sodom dibawah ini.

Ditulis oleh Jihad Al Ghifari
Sumber foto : Facebook


Penantian panjang Hate Of Pain terbayar sudah


Surabaya Hardcore time.. Surabaya tidak hanya memiliki devadata dan fraud tapi band satu ini juga memiliki sejarah penting berkembangnya musik hardcore di kota suroboyo tersebut. Hate of Pain itulah mereka band yang terbentuk sejak 1999 dengan nama Gergaji Sick itu dulunya mengusung genre punk street di era 90an lambat laun mereka berganti nama menjadi Blasthink yang pada masa itu masih dihuni orang - orang lama seperti Johan, Janto, Mbah Teguh dan Hafid. Dengan formasi itu Blasthink sempat merilis mini album dalam format cassette. Beberapa tahun kemudian Blasthink berganti nama kembali menjadi Hate of Pain tepat di 2001 dengan berubah formasi kembali karena keluarnya Johan, formasi pada waktu itu adalah Janto (Bass), Hafid (Drum), Mbah Teguh (Gitar) & Koko (Vokal) dan di 2003 mereka kedatangan keluarga baru bernama Barox mengisi posisi lead guitar. Tepat di 2006 Janto yang pada waktu itu berasal dari malang harus out dari band karena harus ikut istri dan anak yang menetap di malang dan posisi janto digantikan oleh njink (Strike Ball). 1 tahun kemudian band ini harus melepas kembali gitaris mereka Mbah Teguh karena keluarga juga mbah teguh keluar dari band. Hingga tahun 2009 Hate of Pain kedatangan keluarga baru kembali yang mengisi kekosongan guitar yang dulunya diisi oleh mbah teguh, posisi tersebut diisi oleh Gophel. Dan formasi solid terbentuk hingga saat ini adalah Koko (Vocal), Barox (Guitar), Njink (Bass), Hafid (Drum) dan Gophel (Guitar). Perjalanan panjang serta bergonta-ganti personil memang menjadi hal yang wajar bagi sebuah band untuk bertahan di belantika musik keras di negeri ini. penantian panjang 13 tahun lebih akhirnya terbayar sudah dengan lahir sebuah debut full album pertama dengan title album '12 YEARS STRONGER STRUGGLE AND VICTORY' dan berisikan 12 lagu yang siap menggempur telinga dengan sentuhan sound-sound hardcore usa style, album tersebut dirilis langsung oleh Label Forever Record dalam format digipack. Secara keseluruhan lagu - lagu album pertama hate of pain ini mereka kerjakan sendiri kecuali di lagu Membangkai. Selain itu Putra dari Upsidedown Hardcore turut membantu di bagian vocal lagu We Strong Together dan Real Attitude. Penasaran bagaimana beat-beat hardcore crossover dari band Hate Of Pain ini, kalian bisa pesan langsung cd mereka dengan harga 35rb ke nomor ini 08563444353

Track List
1.Intro (we are hardcore pride family)
2.Menahan luka dikebisingan dunia
3.Struggle
4.We Strong Together
5.Save The World
6.Membangkai
7.Hard
8.Real Attitude
9.Kehancuran System
10.Hateofpain
11.Remember The Victim
12. Outro (It's True Mentalia Core)


Ditulis oleh Jihad Al Ghifari 


Intracranial Parasite resmi jadi bagian Deathfans Records


welcome to Deathfans records Intracranial Parasite, band brutal death metal asal malang yang mengawali karirnya dengan nama Infinite Torment tersebut terbentuk sejak 2012 silam bersama empat personil yaitu Deff (Guitar), Oky Hermansyah (drum), Aditya Dwicha (Vocal) dan Hanifa (Bass). Namun dengan seiring berjalannya waktu Infinite Torment pun harus melepas bassis mereka dikarenakan hani memiliki kesibukan sendiri dan tidak dapat lagi berbagi waktu dengan Infinite Torment, selain melepaskan hani deff dan kawan - kawan ternyata merubah nama mereka menjadi Intracranial Parasite. Dan formasi solid saat ini adalah Deff Herdiant (Guitar), Oky (Drum) dan Aditya (Vocal) , ketiga pemuda nan berbahaya itu sedang disibukkan dengan penggarapan proses debut full album pertama mereka 'Deviations Period of Inhumanity' yang akan berisi 11 lagu dengan nuansa brutal nan catchy. Kini Intracranial Parasite resmi menjadi bagian keluarga besar deathfans records bersama band - band lainnya seperti Descane dan Criminology. Beberapa materi Intracranial parasite dapat kalian dengarkan dibawah ini sebagai bahan penilaian mengenai band ini.

Ditulis oleh Jihad Al Ghifari
 


Event : Burn In Flame #3

Anniversary 2nd IMKL (Indonesian Metalhead Kuala Lumpur)
Brutally Present
BURN IN FLAME #3

Vomiting :

JAGAL ( Indonesia Brutal Death Metal )
NALAIS ( Indonesia Grindcore )
NEKRAD ( Malaysia )
SICKSOCIETY ( Malaysia )
CAFERGOT ( Malaysia )
KAZANNA ( Malaysia )
MORGGORM ( Malaysia )
WHO GOES TO WAR ( Malaysia )

Day : Sunday, 21 December 2014
Location : Insider Space, Kuala Lumpur, Malaysia
Ticket : RM35.00

Supported by :
Nebiula Record
IMKL ( Indonesian Metalhead Kuala Lumpur )
IDDM ( Indonesian Death Metal )
MYDM ( Malaysia Death Metal )
Karisma Magazine
Kujang Keris Merch
Pasukan Jihad Webzine
East Jakarta Media
Valist Merch

Review Album : Cemetery - Omnipotent Pyramid Poem

Legend death metal kudus bangkit kembali setelah sempat vakum dari dunia death metal yang membesarkan nama mereka. Sangat wajar jika saya memberikan title sebuah legend untuk band seperti cemetery yang lahir dikawasan kudus sejak 1997 oleh tiga anak muda yang mengawali karirnya di bangku smp yaitu Andang Taufan (Bass / vocal), Anto Sanjaya (Guitar) dan Dany (Drum). Terbentuknya cemetery awal kali masih sering membawakan lagu - lagu dari band luar seperti sepultura, six feet under. Cemetery sendiri sempat vakum sejak 2004 dan kembali bergerak dengan semangat serta amunisi baru pada 2009 dengan sedikit transpormasi personil pada posisi drum yaitu masuknya Nino menggantikan dany. Kini formasi solid telah dibentuk anto sanjaya (guitar), Hendra Saputra (Bass), Nino (Drum) dan Alifian (Vocal). 

Tepat pertengahan tahun 2014 cemetery membuktikan taring mereka lewat sebuah mini album yang dirilis oleh Stillborn Sound dengan title album Omnipotent Pyramid Poem. Prestasi yang diciptakan sebagai bukti bahwa keberadaan cemetery telah bangkit dari tidur panjang itu dibuktikan dengan hadirnya 5 lagu yand dikemas dengan sound - sound dahsyat. Mini album milik cemetery ini tidak hanya dicetak dalam bentuk cd tapi juga dalam bentuk cassette dengan tambahan 5 lagu seperti 3 lagu live dan 2 lagu Abyss of Cemetery dan Consideration yang diambil dari demo cemetery pada tahun 1997 lalu. Diawali dengan lagu 'Illusory Not The End' cemetery langsung menghajar telinga dengan tanpa basa basi serta disisipkannya intro layaknya band-band yang ada, namun kali ini cemetery langsung menggertak dengan sentuhan gitar beat-beat djent. entah mungkin karena anto sempat membuat band metalcore dulu jadi awalnya sedikit berbau metalcore dari segi gitar hehehe.. oke its just beginning brother not the end, ditengah - tengah lagu saya akhirnya merasakan yeah cemetery is back with death metal sound, dimana kebrutalan nino sang drummer muda bertalenta super dibuktikan di lagu tersebut. next song lagu kedua yang berjudul Omnipotent Pyramid Poem ini akhirnya dari awal lagu cemetery melepas beat - beat metalcorenya dan kembali memusatkan permainan ke yang asli yaitu Death Metal tanpa ampun hehehe.. this song very easy listening beat - beat gitar yang cepat namun tetap beraturan serta nino sang drummer mampu mengiri tempo sehingga iramanya tidak kebut-kebutan. belum puas dengan aksi sadis dari kawan - kawan cemetery, kali ini ada lagu 'Sengakal sakral kemurkaan' , blasting lebih cepat dari sebelum bakal ditemukan di lagu ini serta sedikit sentuhan djent dari anto juga. well done, mereka sangat menakjubkan dengan aransemen spekatuler dengan tidak memainkan hal yang monoton. 5 lagu dalam mini album cemetery ini secara keseluruhan sangat liar, beat - beat cepat serta dicampuri beat-beat lambat sesi untuk hedbang mereka sajikan. dan akhirnya saya menemukan bahwa lagu Day of Resurrection merupakan klikams dimana emosi sang vocalis terlihat jelas lebih sadis dan membahayakan dari lagu sebelumnya serta permainan nino melampiaskan full-fullan di lagu terakhir tersebut. Itulah beberapa lagu yang saya ulas sedikit dengan kata - kata jujur melalui telinga saya untuk mendengarkan materinya, maaf jika berbeda dengan penilaian kalian karena manusia memiliki penilaiannya sendiri - sendiri tentang apa yang mereka dengar dan rasakan. Debut mini album yang dikerjakan di studio strato sejak april - agustus 2013 ini memiliki sound - sound catchy yang enak untuk didengarkan. Cover art yang dikerjakan oleh aditia wardhan menambah kemegahan mini album ini dari segi pengcoveran. so, jadilah sejarah dengan memiliki karya fisik dari sang legenda lahirnya death metal Kudus...CEMETERY IS BACK WITH BLAST ( Ditulis oleh Jihad Al Ghifari)

Track List
1. Illusory Not the End
2. Omnipotent Pyramid Poem
3. Sengkala Sakral Kemurkaan
4. Souls of Thousand Years
5. Day of Resurrection

Band : Cemetery
Album : Omnipotent Pyramid Poem
Durasi : 19 menit
Label : Stillborn Sound
Code : STLR13014018
Asal : Kudus
Rilis : 2 Juni 2014
Format : CD
Rate : 10/10


'Lust To Kill" kado spesial dari Hellskuad

Kabar gembira para indonesian slamming machine, hellskuad yang kabarnya akan melepas single perdana pada 6 november mendatang ternyata dijadwal rilis lebih cepat single tersebut. Single yang bertajuk 'Lust To Kill' tersebut merupakan lagu terbaru bocoran dari album hellskuad yang akan dirilis oleh Eastbreath Records mendatang. Hal spesial itu adalah dikarenakan sang gitaris deady velo berulang tahun maka dengan tanpa ragu-ragu lagi deady membocorkan single terbaru mereka lebih cepat dari jadwal semula pada 6 november. Sebuah lagu yang ditulis oleh vocalis serta gitaris berbahaya dari death vomit yaitu sofyan hadi menjadikan lagu Lust to Kill lebih edan. Band yang digawangi oleh Deady Velo (Guitar/vocal) Elazar (Bass) dan Alfian (Drum) ini juga akan berkolaborasi bersama para monster death metal seperti Josh Asphyxiate, Boy Sabaoth dan Januaryo Hadi Perverted dexterity / Cadavoracity. Penasaran dengan single terbaru dari Hellskuad yang berjudul 'Lust to Kill', bisa kawan - kawan dengarkan dibawah ini.

Ditulis oleh Jihad Al Ghifari


Top