Latest News

Jawaban atas penantian selama kurang lebih 18 tahun terjawab sudah lewat sebuah karya yang dikemas dalam kepingan cd sebagai bentuk nyata karya dari band, suffergrind mengawali karir bermusik brutal death metal sejak 1997 silam namun selama perjalanan hingga saat ini banyak kendala yang dihadapi mulai pergantian personil hingga vakum sementara beberapa tahun sampai akhirnya di 2015 ini mereka mempublikasikan karya-karya jahat mereka lewat mini album bertajuk “Membunuh, Dibunuh, Terbunuh” yang dirilis oleh BrutalMind records pada maret kemarin. Meski hanya sekedar mini album atau EP, ini bisa menjadi langkah awal bagus menurut saya untuk melanjutkan ke debut album penuh perdana suffergrind bersama amunisi anyar mereka yaitu Bebenton (Vocal), Valentinus (Bass), Acen (Drum), dan Hendro widodo (Guitar). Mini album ini bermuatkan 6 track termasuk 5 lagu + 1 Intro didalamnya, so lets kill your ears with brutality sickness song from suffergrind.

Seperti album – album pada umumnya, intro atau sambutan sebelum mendengarkan materi selanjutnya disuguhkan melalui track pertama ini. “Intro” dengan nada-nada scoring yang biasa digunakan pada trailer atau ending film ini bakal kalian nikmati selama 1 setengah menit sebelum pembantaian berdarah-darah lewat “Bunuh Kamu Sekarang”. Kebrutalan tanpa basa – basi langsung membunuh saya lewat track kedua milik suffergrind, hyperblasting ganas milik acen dibaluti teknik guttural bebenton yang perfect disambut beberapa beat-beat melodi ditengah track ini and groove style with down tempo membawa kepala saya tanpa sadar headbang seketika dan seperti biasa aroma brutal berujung pendarahan dikepala mengakhiri track kedua ini. Penggalan cuplikan film gore mengawali detik mematikan sebelum dibantai habis-habisan telinga saya lewat gempuran brutal bertubi-tubi di lagu “Kamu Pasti Mati”. Hyperblasting semakin rapat beberapa detik terasa, racikan melodi-melodi menghipnotis pendengeran saya di menit ke 2. Hajar otak dan telinga penuh dendam tercurahkan melalui aransemen menakutkan “Dendam Berkarat”, track ini bisa saya gambarkan bahwa puncak dendam suffergrind balaskan bersama part-part hyperblast drum mengoyak daging, riff-riff gitar cepat diselingi teknik-teknik gitar yang bikin adem ditelinga sebelum akhirnya blasting sangat rapat menutupi track ke empat tersebut. Aroma brutal death dikombinasikan beberapa style groovy masih melekat ditelinga saya bahkan untuk ditrack “Memutus Nyawa”, tidak banyak kejutan terjadi sangat komposisi blasting sadis dan melodi gitar hendro disini semakin liar. The last song suffergrind ingin membuat detak jantung saya berdebar-debar bersama “Membunuh atau Dibunuh”, jika dideskripsikan baik-baik track terakhir ini masih memikat pendengaran saya lewat aransemennya seperti beberapa lagu sebelumnya and tanpa saya jelaskan lagi hyperblast, guttural vocal sickness from benton, part-part melodi gitar hendro masih kental terasa.

Secara keseluruhan lagu – lagu dalam mini album ini suffergrind lebih fresh meski bukan band baru lahir kemarin, tapi untuk segi permainan mereka sangat sadis dan berbahaya sekali. Komposisi Guttural sickness vocal dicampuri groove style and beberapa melodic guitar semakin membrutalkan materi-materi suffergrind di mini album tersebut. Walau sejujurnya saya belum puas menikmatinya karena bagi saya belum cukup jika hanya mini album dan berharap akan mendengarkan materi mereka selanjutnya secepatnya, karena karya mereka selanjutnya sangat diantisipasikan sekali dan tema-tema brutal tentang kematian, pembunuhan tercurahkan lewat lirik-lirik dalam ep ini. Cover art mini album suffergrind ini dikerjakan oleh bloody art vomit dan untuk layoutnya dikerjakan oleh bagoez from reduced. Untuk segi mixing and mastering sendiri suffergrind menyerahkan urusan kualitas good sound kepada januaryo “Insidious Soundlab”. and dont forget i will say thanks for brutal mind records, this is awesome material for ep brutal death metal era from old band.

Band : Suffergrind
Album : Membunuh, Dibunuh, Terbunuh
Asal : Pekanbaru
Label : Brutal Mind Record
Code : BM007
Rate : 8.5/10

Track List
1. Intro
2. Bunuh Kamu Sekarang
3. Kamu Pasti Mati
4. Dendam Berkarat
5. Memutus Nyawa
6. Membunuh Atau Dibunuh












Melakukan proyek solo karir bukan menjadi hal haram atau tidak disahkan bagi band termasuk gitaris sabaton ini, Thorbjörn "Thobbe" Englund salah satunya. Gitaris dari band power metal Sabaton ini melakukan proyek solo album dan akan mengeluarkan secara keseluruhan materi yang dia kerjakan lewat album "From The Wilderness". FYI Thobbe baru bergabung bersama sabaton sejak 2012 lalu dan bersama sabaton baru menghasilkan satu album "Heroes" yang dirilis tahun kemarin via Nuclear Blast records. From The Wilderness bukan debut album penuh perdana melainkan album kedua solo thobbe, album sebelumnya bertitle Influences dan dirilis oleh Lion music pada 2006 silam. From The Wilderness rencananya akan dimuntahkan pada 22 mei mendatang lewat label yang sama yaitu Lion music dan berisikan 10 track. 

Track List
01. Wildborn
02. Stormy Nights
03. A Lonely Hunter
04. Life from Death
05. Justice of Nature
06. Hunting Under a Blood Red Moon
07. Surviving
08. Eternal Struggle
09. Vargen Öde
10. Fingerspitzengefühl (bonus track)


Source Photo : Facebook

Lama tidak mendengar kabar dari band kediri ini akhirnya 2015 menjadi momok menakutkan bagi scene kediri setelah beberapa minggu yang lalu hadir depraved murder, kini detested band cukup lama ada di kota kediri akhirnya menampakkan karya mereka lewat sebuah promo dua track rilisan sickness production. Meriam mematikan detested ini dihuni oleh makhluk ganas seperti Fahmi (guitar), Onky (Drums), Herlambang (Vocals), dan Gesang (Bass). Yah memang cukup lama tidak mendengarkan karya mereka karena diketahui terakhir detested memuntahkan karya album penuh pada 2010 silam “Tension Threat Satisfied” yang dikeluarkan oleh rottrevore records. Tanpa banyak berkomentar, saya akan sedikit mencincang isi promo mereka yang dikemas lewat title album “Revelation of Suffering”.

Rilisan kedua sickness production ini masih mengacu pada musik death metal kali ini "azazel" milik detested menjadi awal berbahaya dengan tanpa basa basi aliran distorsi keras lewat hentak blasting drum rapat, riff – riff cepat tiap perpindahan barnya cukup membuat atmospir disekitar meliar seketika. Pertengahan track detested sedikit memberi sentuhan groovy dan backsound clean vocal, and hampir 5 menit berlalu track pertama ini masih enak didengarkan. Atmospir liar masih menguasai materi selanjutnya dipertemuan bersama “worm from the flame”, tempo cepat twin pedal drum onky banyak terdengar ditrack ini. Tidak banyak kejutan seperti part-part melodi atau apapun, penataan musik death metal with hyperblasting will burn your ears and your brain kental terasa melalui racikan jahat detested. 

Dua lagu dalam promo ini sepertinya kurang puas bagi saya dan patut dinantikan materi mereka selanjutnya, karena secara keseluruhan track – track dalam promo ini belum ditemukan kekurangannya sound – sound apik and lebih modern dibandingkan album penuh mereka serta tidak meninggalkan ciri khas mereka seperti di album Tension threat satisfied. Selain itu ini merupakan promo yang sangat menarik perhatian sekali karena jarang ditemukan promo yang dikemas secara maksimal packagingnya. I will say thanks to andre sickness, this is awesome promo from your label..!! 

Track List
1. Azazel
2. Worm From The Flame

Band : Detested
Album : Revelation of Suffering
Asal : Kediri
Label : Sickness Production
Rate : 8/10



CONSCIENCE REVOLT, band metal hardcore yang berasal dari majenang/cilacap - jawa tengah dan sekarang hijrah/domisili di bekasi jawa barat Indonesia, mulai sejak akhir tahun 2007 silam bernama CO2TE band, dan pada awal tahun 2010 berganti nama menjadi CONSCIENCE REVOLT Semuanya dimulai dari persahabatan lima anak  muda yang bersemangat dalam musik metal. Mereka adalah Manang deni mansyur yang kemudian menjadi vokalis, Hendrix rifai kemudian menjadi Gitaris, Faturochman ( Ukah ) kemudian menjadi Gitaris, Deni ( Pentol ) kemudian menjadi Bassist,dan kemudian Feri ( veynade ) kemudian menjadi Drummer. Sejak pertama kali terbentuk, CONSCIENCE REVOLT  mulai membuat beberapa lagu di bawah pengaruh band-band Metal seperti: Lamb Of God, As I Lay Dying, The black dahlia murder, dll, dan berhasil mencatat tiga buah lagu yang berjudul "Introspeksi", "Poso berdarah ", dan"Pemberontakan nurani". Berbekal 3 buah lagu, mereka mulai tampil panggung ke panggung dalam sebuah event2 underground lokal di Jakarta,Jawa tengah dan sekitarnya. Sebagai pertunjukan menjadi lebih intens dan sering dalam berbagai tahap. Tapi proses perjalanan tidak lancar. 

Beberapa kendala muncul, mulai dari perubahan personel yang terjadi beberapa kali, sampai masalah lain yang memaksa CONSCIENCE REVOLT untuk berhenti dan beristirahat  selama sekitar 3 tahun. Pada tahun 2014, masih dengan semangat yang sama untuk merilis album pertama mereka, Hendrix, bersama Manang  mencoba untuk membangun dan melanjutkan perjalanan CONSCIENCE REVOLT, mereka mulai mencari pengganti personil untuk mengisi posisi yang kosong di posisi drum dan gitaris. Kemudian mereka mengajak Tony Romadhoni dan Nuri Azazi, dan menyelesaikan formasi CONSCIENCE REVOLT  yang terdiri dari Manang Deni Mansyur sebagai vocalis, Hendrix Rifai sebagai Gitaris, Nuri Azazi sebagai Gitaris, Deni sebagai Bassis dan Tony Romadhoni sebagai Drumer. Dengan formasi baru, CONSCIENCE REVOLT  bangkit dan mulai menjelajahi tahap lokal event underground di Jakarta,Jawa tengah,Jawa timur,Jawa barat dan kota-kota lain dan juga melanjutkan proses album pertama mereka. Pada tahun 2015 CONSCIENCE REVOLT  telah berhasil merilis album perdana mereka yang berjudul “ The Heat Of The World “ Album ini berisi 8 lagu dan 1 instrument, Album perdana CONSCIENCE REVOLT " The Heat Of The World " rilis pada maret 2015 (self relaease).
Bali death metal sekarang sedang kehadiran band yang telah lumayan lama tidak menelurkan album, Hail trojan.. band death metal asal bali ini baru saja mengeluarkan debut album penuh kedua mereka bertajuk "Archaic Dimension" yang baru saja dirilis pada 18 april kemarin bertepatan dengan hari records store day, album tersebut dirilis oleh Sepsis Records. Kali ini kami pasukan jihad webzine mendapat kesempatan sedikit mewawancarai band ini, berikut hasil interview bersama Trojan.

Pasukan Jihad : Sejak kapan penggarapan album "Archaic Dimension" ini dan dilakukan dimana?
Trojan : Cukup lama juga kita mulai,dari tahun 2011 dgn mengeluarkan single baru yg juga ada di album baru kita,kemudian lebih terkonsep lagi utk ke album berikutnya sekitar tahun 2013

Pasukan Jihad : hal mendasar apa yang membuat kalian mengubah haluan dari album pertama yang sangat kental nuansa brutal death dan sekarang death metal easy listening ?
Trojan : Haha,menarik juga istilah death metal easy listening…awalnya kita masih tetap bermusik death metal dalam tempo yang cepat dalam pembuatan beberapa lagu baru, namun setelah melalui pertimbangan akhirnya kita coba me-rearansemen beberapa lagu yang sudah ada menjadi sperti apa yang kita konsepkan dalam album baru. Lebih jelasnya konsep musik kita sekarang adalah penggabungan antara Math/Djent Metal dengan Death Metal alhasil inilah Trojan sekarang

Pasukan Jihad : seperti yang kita ketahui album pertama 2010 baru dirilis, dan album kedua baru dirilis di 2015. rentan waktu 5 thn tersebut apa yang dilakukan trojan hingga saat ini baru muncul mengeluarkan album ?
Trojan : Banyak hal yang membuat album kedua ini tertunda sekian lama. Mulai dari pergantian personel, kesibukan masing-masing personel, pematangan konsep karakter dan materi lagu.

Pasukan Jihad : Band apa yang menjadi influence dari album Archaic Dimension ?
Trojan : Absolutely Meshuggah yaang sangat mempengaruhi konsep musik Trojan sekarang.

Pasukan Jihad : Bagaimana respon metalhead di indonesia mengenai aransemen musik trojan yang saat ini ?
Trojan : Sempat kawatir dengan respon audience tanah air tapi kita bersyukur banget banyak sekali respon positif mengenai album baru Trojan.

Pasukan Jihad : siapa saja yang berperan penting dalam pengerjaan Archaic Dimension dan adakah peran dari musisi lain yang berkontribusi di dalamnya ?
Trojan : Semua personel Trojan punya peran penting dalam penggarapan album Ini, dan musisi lain yg berkontribusi adalah Zoteng Kampret (forgotten) dalam hal mixing mastering album.

Pasukan Jihad : Mungkin bisa diceritakan bagaimana akhirnya trojan bisa bekerja sama dengan label sepsis records dan terikat kontrak berapa lama ?
Trojan : Awalnya Akbar sebagai perwakilan sepsis mencoba menawarkan kontrak release album ke kita, dimana waktu itu kita juga sedang mencari pihak label recording untuk release album kedua. Sampai akhirnya Akbar sendiri yg datang ke Bali langsung untuk bertemu dengan Trojan dan membicarakan masalah kontrak rilis album. Untuk sementara kita terikat kontrak 1 album dengan sepsis records.

Pasukan Jihad : Untuk urusan cover art kalian serahkan kepada siapa ? artworker luar atau lokal indonesia.
Trojan : Untuk Artwork kita percayakan ke Rey Hanz (bandung)

Pasukan Jihad : tema-tema seperti apa yang akan kalian angkat dalam bait-bait lirik di album Archaic Dimension ?
Trojan : Untuk lirik masih sama seperti di album pertama,semua dan apa yg kita lihat secara nyata di kehidupan ini baik itu positif ataupun negatif,tentang sosial dan lingkungan,alam semesta dan juga bumi ini dengan segala aktifitas di dalamnya yang semakin lama semakin ironis dan memprihatinkan.

Pasukan Jihad : setelah album ini rilis apa rencana kalian selanjutnya dan berikan alasan kenapa metalhead wajib memiliki cd album kedua trojan ?
Trojan : Kedepan kita bakal membuat video klip untuk salah satu single di album baru, dan launching album pastinya. Album archaic dimension ini bisa dikatakan seperti comeback kita lagi dalam rilis album. Walopun Trojan tidak pernah vakum dalam kurun wktu 5 thn semenjak rilis album pertama,namun album ini baru di tahun 2015  bisa terealisasi karena banyak faktor yg sempat membuat materi album baru ini tertunda. Dan di album baru ini konsep musik kita jauh berbeda dgn album pertama, so album ini layak dan patut dikoleksi oleh audience metal tanah air khususnya, bahkan mgkn mendunia jika memungkinkan. Dengan album ini kita ingin membuktikan bahwa band metal Indonesia punya kualitas dan potensi yang tidak kalah dgn bnd metal luar negri.

Pasukan Jihad : The last question, apa pesan kalian untuk pasukan jihad webzine dan pembaca ? 
Trojan : Well, terimakasih buat pasukan jihad webzine yg uda bersedia mereview trojan dan album baru kita, sukses terus buat pasukan jihad webzine,dan semoga album baru kita ini bisa diterima dengan baik oleh semua audience di luar sana,baik di indonesia maupun mancanegara…