Advertisement

Responsive Advertisement

Efek WFH Munculkan Trio Beijing Connection beserta Single Perdana Mereka


Beijing Connection adalah band asal Makassar, Indonesia, yang beranggotakan Rudy Rubiandini mengisi Bass dan Vokal, Adhewans bermain Gitar dan Joy Silitonga mengisi Drum. Band ini asli produk WFH (Work From Home) dimana saat itu mereka aktif bertemu dan menjalin silaturahmi yang cukup erat selama masa pandemi covid-19. Project-an yang awalnya hanya untuk bernostalgia dengan lagu lagu emo early 2000’ mendadak menjadi serius dimana ajang “nongkrong virtual “ menjadi sesi workshop kecil yang menghasilkan beberapa lagu salah satunya ialah “We Should’ve Left Our Hearts In The South Where They First Met” yang kemudian akhirnya menjadi single perkenalan dari band ini.

Jika ditilik dari proses kreatif, notasi musik dibuat oleh Adhewans dengan sentuhan mathpop serta influensi emo pada notasi vokal sedangkan penulisan lirik dilakukan oleh Rudy, karena ide lagu ini berdasarkan kisah nyata alhasil melahirkan lirik yang cukup sentimental tentang ketakutan – ketakutan yang terjadi dimasa lampau angsur menjelma menjadi penyesalan – penyesalan dimasa kini, apabila dianalogikan lagu ini seperti gabungan film 500 days of summer dan You are the apple of my eye.

Untuk Artwork, ini adalah potret pemandangan kuburan dengan notebook biru yang mengandung pesan khusus kepada orang tertentu kemudian di-colouring dengan nuansa city pop oleh yhuza, komikus lokal Makassar.

Dalam penggarapan video klip pun dibuat dengan tangkapan gambar yang cukup sederhana menggunakan tehnik semiotika. sang director, Yoga Pratama berhasil memaksimalkan hal tersebut yang membuat lagu dan video terasa begitu padu. Meski sederhana, Yoga seakan-akan menangkap inti dari single ini, oleh karena itu ia menyematkan beberapa adegan multitafsir bahkan terkesan subliminal.

Kontak:

Email: Beijingconnection2.0@gmail.com

Instagram: @beijing.id

Facebook page: Beijing Connection


Posting Komentar

0 Komentar