Advertisement

Responsive Advertisement

Devotions Melepas 'Distopia', Sebuah Manifesto Kehancuran di tengah Keruntuhan Peradaban


Unit death metal asal [BALI - JAWA], Devotions, secara resmi mengumumkan perilisan album penuh terbaru mereka yang bertajuk "Distopia" . Melalui album ini, Devotions tidak hanya menawarkan teknikalitas musik yang brutal, tetapi juga sebuah narasi kelam tentang kehancuran dunia dan keputusasaan umat manusia.

Visualisasi Kiamat dan Kekacauan Sesuai dengan judulnya, Distopia adalah cerminan dari masa depan yang suram. Artwork album yang digarap secara epik memperlihatkan entitas raksasa yang bangkit di tengah kota yang luluh lantak oleh api sebuah metafora visual bagi kekacauan sosial dan eksistensial yang diangkat dalam liriklirik mereka. Visualisasi Kiamat dan Kekacauan Sesuai dengan judulnya, Distopia adalah cerminan dari masa depan yang suram. Artwork album yang digarap secara epik memperlihatkan entitas raksasa yang bangkit di tengah kota yang luluh lantak oleh api sebuah metafora visual bagi kekacauan sosial dan eksistensial yang diangkat dalam lirik-lirik mereka.

Evolusi Musikalitas Dalam "Distopia" , Devotions mengeksplorasi spektrum death metal yang lebih luas. Pendengar akan disuguhi dengan: Riff Gitar yang Invasif: Perpaduan antara kecepatan old-school death metal dengan tekstur modern yang berat. Agresi Drum yang Intens: Blast beat yang presisi dan pola ritmik yang destruktif. Narasi Lirik yang Gelap: Mengangkat tema tentang kontrol sosial, kehancuran moral, runtuhnya pedoman hidup, dan sisi tergelap dari kemajuan teknologi.

“Distopia adalah kemarahan kami terhadap arah dunia saat ini. Ini bukan sekadar album musik, ini adalah soundtrack bagi akhir zaman yang kita ciptakan sendiri, ” ujar perwakilan dari Devotions. Tentang Devotions Terdiri dari kuartet yang solid, Devotions telah membangun reputasi di skena bawah tanah melalui beberapa karya single yang penuh energi dan konsistensi dalam berkarya. "Distopia" menjadi tonggak sejarah baru sekaligus pernyataan tegas posisi mereka di kancah musik ekstrem tanah air.

DEVOTIONS terdiiri dari 4 Personil yaitu Yudha Putra pada Vokal, Faizal Akbar pada Gitar 1, Nur Hanizam pada Gitar 2 dan Albasthomy pada Drum. Awal terbentuk DEVOTIONS pada tanggal 6 Mei 2024 . Yang diawali dari obrolan Yudha dan Faizal yang ingin membuat project musik keras, dimana mereka akhirnya mengajak Albasthomy sebagai drummer. Berjalannya waktu Devotions merilis 3 single yaitu Semiotika Genosida, Diorama Akhir Zaman dan Misantropis. Ketiga single tersebut adalah jembatan awal mereka untuk meramu musik lagi menuju Album, dan menuju penghujung tahun 2025, tepatnya di bulan September Faizal mengajak Nizam untuk bergabung dengan Devotions dan menuntaskan Album Distopia.


Kontak Media & Booking: 

Nama: Yudha Putra

Email: devotionsdeathmetal@gmail.com

Telepon/WhatsApp: +62 812 3951 3966

Instagram: @devotions.death


Posting Komentar

0 Komentar