Advertisement

Responsive Advertisement

Braser Roll Masuki Fase Baru Lewat EP “Aquila”


Braser Roll, band rock and roll asal Bandung, resmi merilis EP bertajuk “Aquila” pada tanggal 30 Januari 2026, sebuah karya yang menandai fase baru yang lebih matang dalam perjalanan bermusik mereka. EP ini menjadi pernyataan sikap Braser Roll tentang kejujuran bermusik, sekaligus upaya mereka untuk kembali ke akar rock and roll yang bebas, berani, dan penuh karakter.

Terbentuk pada akhir tahun 2024, Braser Roll hadir dengan semangat membangkitkan kembali warisan rock and roll era 70-an yang kian jarang terdengar. Dengan riff dan melodi yang mentah serta apa adanya, mereka menghadirkan warna rock and roll klasik yang disesuaikan dengan konteks zaman sekarang, baik secara musikal maupun visual.

Saat ini Braser Roll diperkuat oleh Adam Maulino Haggi (bass), Arvin Zhafir Tehubyuluw dan Anggitha Nurvira Zhativa (gitar), Denzell Satriya Putera Wibisono (drum), serta Gst Bgs Arta Vidya Krishna Wibawa (vokal). Pada April 2025, Braser Roll lebih dulu merilis single “Climbing The Stage”, lagu yang menceritakan perjalanan mereka dalam mencari, berlatih, mengembangkan, dan menyebarkan musik rock and roll dari panggung ke panggung.

EP “Aquila”, yang berarti elang, melambangkan fase kedewasaan baru bagi Braser Roll. Terbang tinggi bagi mereka bukanlah bentuk pelarian, melainkan tanda bahwa mereka telah memahami arah yang ingin dituju. Lewat EP ini, Braser Roll melepas batasan-batasan yang ada dan sepenuhnya kembali pada esensi rock and roll yang jujur dan berani.

Secara garis besar, “Aquila” menggambarkan perjalanan manusia melalui berbagai aspek kehidupan, mulai dari keluarga, asmara, hingga kegelisahan sosial dan kebangkitan semangat rock and roll itu sendiri. EP ini juga menghadirkan satu lagu berbahasa Indonesia agar pesan yang disampaikan dapat terasa lebih dekat dan langsung. Proses pengerjaan “Aquila” memakan waktu sekitar sembilan bulan sejak perilisan “Climbing The Stage”, hingga akhirnya matang sebagai satu kesatuan karya. Dalam EP ini, Braser Roll banyak terinspirasi oleh Led Zeppelin dan Black Sabbath, pengalaman pribadi dalam penulisan lirik, serta film dokumenter Becoming Led Zeppelin. Mereka juga mengakui besarnya pengaruh dan semangat dari band-band rock Indonesia seperti Kelompok Penerbang Roket, The SIGIT, dan Black Horses.

Saat ini Braser Roll belum merencanakan perilisan video musik, namun tetap membuka kemungkinan untuk menggelar showcase apabila terdapat media atau pihak yang tertarik untuk berkolaborasi. Melalui “Aquila”, Braser Roll berharap karya mereka dapat diterima dengan baik oleh pendengar dan menjadi pengingat bahwa rock and roll masih hidup serta relevan di skena musik Indonesia hari ini.

Posting Komentar

0 Komentar