Sabtu, September 26, 2026

Precautions Rilis Single “Malfungsi”: Membawa Keresahan dan Kritik Sosial dalam Ledakan Alternative Rock


Setelah terbentuk sejak 2012 dan sempat menjalani masa hiatus yang cukup panjang, band alternative rock asal Jakarta, Precautions, akhirnya kembali dengan langkah baru melalui single terbaru mereka berjudul “Malfungsi.” Dirilis pada 25 September 2026, lagu ini menjadi penanda dimulainya kembali perjalanan musik Precautions di tahun 2026.


“Malfungsi” merupakan lagu rock dengan lirik yang tegas, membawa keresahan seseorang sebagai rakyat terhadap kondisi negaranya. Melalui lagu ini, Precautions menuangkan rasa kecewa, muak, sekaligus pertanyaan terhadap berbagai keadaan yang dianggap tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tema tersebut tergambar sejak bagian verse melalui penggalan lirik: “Janji satu, janji dua, janji yang beribu juta, tidak pernah terlihat dan menjadi nyata.”


Penggalan tersebut menggambarkan keresahan terhadap janji-janji yang disampaikan oleh para pemimpin kepada masyarakat, namun dalam sudut pandang yang disampaikan lagu, janji tersebut terasa jauh dari kenyataan dan tidak kunjung terealisasikan. Keresahan tersebut kemudian mencapai puncaknya melalui bagian reff: “Apa benar sang garuda tak pernah ada?”


Pertanyaan tersebut menjadi salah satu inti dari “Malfungsi”. Garuda digunakan sebagai simbol identitas dan cita-cita sebuah negara, sementara liriknya mempertanyakan apakah nilai-nilai dan idealisme yang selama ini menjadi simbol tersebut benar-benar hadir dan berjalan dalam kehidupan masyarakat.


Lewat “Malfungsi”, Precautions tidak mencoba memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut. Lagu ini justru menjadi ruang bagi sebuah suara untuk mempertanyakan, mengkritik, dan mengungkapkan rasa frustrasi terhadap keadaan yang dirasakan di sekitarnya.


Secara musikal, “Malfungsi” membawa karakter alternative rock yang menjadi identitas Precautions, dengan pengaruh yang datang dari berbagai spektrum rock, termasuk Muse, Metallica, dan Vamps. Perpaduan riff gitar yang agresif, permainan rhythm section yang solid, serta vokal dengan karakter tegas memperkuat atmosfer gelisah yang dibangun oleh liriknya.


Precautions sendiri terdiri dari Romula (vokal), Benedictus Praditya (gitar), Ihsan Fikri (bass), dan Febrian (drum). Meski telah terbentuk sejak 2012, perjalanan band ini sempat terhenti dalam waktu yang cukup panjang. Kembalinya Precautions di tahun 2026 menjadi kesempatan bagi mereka untuk kembali berkarya dan mengeksplorasi musik yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka sejak awal.


Rilisan “Malfungsi” menjadi awal dari langkah baru Precautions setelah masa hiatus. Dengan membawa kembali energi alternative rock dan tema-tema yang dekat dengan keresahan kehidupan sehari-hari, Precautions membuka kembali perjalanan mereka dengan sebuah lagu yang tidak hanya keras secara musikal, tetapi juga lantang dalam menyampaikan kegelisahan.


Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search