Advertisement

Responsive Advertisement

Ad code

Pudar Rilis Debut Mini Album "Self Titled" Kurang Dari Satu Tahun Mereka Berdiri Sebagai Band Pop Rock Alternative


Tahun 2024 sungguh spesial untuk eksponen pop/rock alternatif segar yang muncul dari riuhnya kemuakan romantisme tetek bangek Kota Bandung bernama Pudar. Pasalnya, komplotan yang terdiri Mohammad Tezar atau kerap disapa Ongki (vokal, gitar), Fikri Marhaen atau Komeng (gitar), Muhammad Irfan Islamy atau Bajaj (bas) dan Binta Fadillah atau Otong (drum) resmi merilis debut EP dengan tajuk Self Titled, tepatnya 19 Mei 2024. Sudah barang tentu, karyanya sudah dapat dinikmati di pelbagai kios musik digital favorit kalian semua. Heyho, let’s go! Mereka sengaja memutuskan tajuk simple Self Titled sebagai wajah sesungguhnya dari Pudar itu sendiri, apalagi usianya yang belum genap satu tahun.

Berangkat dengan modal dua single eceran means introduce itself pada kuartal akhir 2023 silam, yakni “Hilang Sementara” dan “Satuperdua”, kini mereka kokoh menatap kancah lokal dengan bekal tiga buah nomor anyar yang mengandung tema kesendirian sekaligus kegetiran nan kalut. Meski keempatnya meramu corak musik penuh kelindan gempita dan berjingkrak sana-sini a la jurus bahana so called alternative rock. Dan patut digarisbawahi, mereka menampilkan attitude sebagai grup rock flamboyan yang menabur impresif energi ugal di beberapa repertoarnya belakangan.


Pudar menyelesaikan album mininya dengan tempo yang lumayan ngebut untuk ukuran band baru. Terbilang kurang lebih lima bulan di bawah bayang-bayang kesibukan para personel yang memiliki prioritas utama sebagai pekerja. Bagi empat kepala ini, bermain musik adalah wahana paling jujur untuk berkeluh kesah di usia genting 20-an akhir; basuh pilu kelelahan pasca shift ngantor, rutinitas repetitif, ocehan garis miring dampratan klien, keresahan penuh tanda tanya, terutama moda garuk kepala terhadap gejolak fluktuatif kehidupan yang mereka alami selama ini.


Entitas yang terbentuk sejak pertengahan 2023 ini menuangkan alienasi tidak semata-mata sembarang, namun itu misi gamblangnya. Membuat pendengar meresapi sekaligus berusaha merangkul pesan-pesannya dalam sekelumit persepsi. Namun sederhananya, Pudar menginginkan musik yang mereka masak dapat menjadi ‘kawan baik’ bagi semua orang yang menikmatinya. Tak peduli orang lain akan menangkap carut pesannya seperti apa.


Tidak afdol rasanya bila suatu rilisan tak membahas sampul artistik yang menunjangnya. Apalagi ia menimbulkan esensi bahkan makna yang telah tersirat, dalam hal ini untuk Pudar. Ongki dan kolega menunjuk kawan dekat mereka yang telah berkecimpung di liga desain grafis bernama Rangga Pratama. Dirinya menginterpretasikan tiga lagu Pudar dengan membuat satu objek manusia abstrak terkoyak oleh lilitan kabel kusut tak beraturan. “Secara background awal, saya ingin memakai warna ungu ke biru gitu, tapi saya rasa kurang dapet feelnya gitu, terus kepikiran latar belakang mending yang simple aja,” jelas Rangga.


Pengerjaan ilustrasi Self Titled milik Pudar ini hanya berlangsung selama dua pekan saja. Kemudian lelaki berusia 29 tahun ini lantas mengakui, “Entah main gradasi dengan warna yang lebih gloomy, pada akhirnya saya ke-trigger sampul album Gold Against The Soul kepunyaan Manic Street Preachers.”


Self Titled kepunyaan Pudar ini menyelesaikan garapan teknis rekaman di dua tempat dan seperti yang dijelaskan di atas, hanya memakan waktu setidaknya lima album pasca rilis dua single perkenalan. Tempat yang terlampir yaitu kediaman Ongki selagi proses guideline dan take instrumen bas, sedangkan gitar, drum dan vokal memilih Studio 12 yang terletak di bilangan Linggawastu, Bandung.


Lantas proses mixing mastering menunjuk Komeng sendiri sebagai peramu suara sekaligus ranah baru yang tengah diutak-atik olehnya selama kurun waktu satu tahun kebelakang. Namun, khusus tembang “Dalam Pertanda”, Pudar memercayakan tangan dingin Aman Setiawan alias Amen Holden selaku sosok yang berada dibalik piranti keys/synthesizer grup pop/rock favorit muda-mudi hari ini Phonetic sebagai figur tepat memoles lagu tersebut. Amen pun kerap kali terlibat sebagai personel ‘kelima’ Pudar guna menambah ‘nyawa’ supaya penampilan mereka berujung ciamik di atas panggung


Posting Komentar

0 Komentar

Comments