Berbeda dari warna musik di EP The Fool, Light Goes Out tetap membawa DNA awal Rex Party, yakni hook yang keras, lirik satir dengan ritme cepat, serta karakter jenaka. Namun rilisan ini tampil dengan pendekatan yang lebih kasar, mentah, dan enerjik dengan sentuhan sound yang terinspirasi dari musik industrial. Distorsi yang lebih agresif, dinamika suara yang lebih liar, dan tekstur yang lebih variatif. Lagu ini mengajak Rex Party untuk berkembang secara sound untuk menemukan esensi bermusiknya.
“Light Goes Out” lahir dari kegelisahan melihat kondisi sosial Indonesia yang kian gelap, terpengaruh oleh gelombang keresahan publik yang mengemuka sepanjang 2025. Hans Kotaro mengemas emosi itu dalam kisah satir melalui dua tokoh fiksi, Koesno dan Minoto. Lagu ini mengalami banyak revisi hingga akhirnya selesai tepat setelah kerusuhan Agustus 2025. Dengan ciri khas Rex Party, humor gelap, kritik politik, dan sentuhan chaos, lagu ini menggambarkan upaya masyarakat bertahan di tengah sistem yang runtuh, sekaligus menjadi komentar tentang ketidakpastian zaman dan generasi yang belajar menertawakan absurditas dunia.
Kontak Media
Nama: Alvaro Cleavant
Email: officialrexparty@gmail.com
Telepon: +62 877-8157-2447
Instagram: @rexpartyid

0 Komentar