Band yang konsisten meramu musik dangdut modern dan terus bereksplorasi ini resmi merilis single ke-6 berjudul ‘Mendung Tanpo Udan’, sebuah kolaborasi spesial bersama Kudamai, pencipta lagu yang dikenal dengan lirik-lirik sederhana tapi mengena.
Setelah sebelumnya merilis lima single, Tembang Gula kini mengajak pendengar masuk ke fase musikal yang lebih berani dengan mengeksplorasi dangdut elektronik (electrodut)—perpaduan sound elektronik modern dengan rasa dangdut lokal yang khas.
Tidak cuma itu, single ini juga menghadirkan hantaman beat yang groovy dipadu dengan sentuhan rap ringan yang menjadikan ‘Mendung Tanpo Udan’ terasa lebih kekinian dan relevan buat pendengar generasi sekarang tanpa meninggalkan rasa Jawanya. Kolaborasi dengan Kudamai memberi warna emosional yang kuat, sementara karakter khas Tembang Gula tetap terasa lewat aransemen yang dinamis diyakini mudah dinikmati lintas generasi.
Video klip diwujudkan dengan konsep visual yang ikonik oleh Bagoes Kresnawan dari Gelora Abadi Sentosa (Gas.id), dengan merespons video reaction lagu ‘Mendung Tanpo Udan’. Uniknya, video klip ini melibatkan teman-teman pegiat seni, masyarakat sekitar, dari beragam profesi untuk muncul sepanjang video klip.
'Mendung Tanpo Udan' mengudara di gerai-gerai musik digital seperti Apple Music, Spotify, YouTube Music, dll pada Jumat 30 Januari 2026. Sedangkan untuk video klipnya bisa dinikmati di kanal YouTube Tembang Gula Records pada waktu yang sama.
Dengan energi baru dan kolaborasi yang segar, Tembang Gula siap menyapa pendengar lama maupun baru lewat karya-karya yang lebih mengejutkan dan penuh warna.
Sekadar diketahui, Tembang Gula merupakan unit dangdut Jawa dengan kemasan modern yang dibentuk pada awal tahun 2022 di Jogja. Tembang Gula beranggotakan Satriya Anggun (vokal), Ahmad Kemal (gitar), dan Tomo
Widayat (gitar). Pada setiap penampilan panggungnya Tembang Gula selalu bisa menarik perhatian penonton dengan karya-karya lagu dangdut yang berbeda pada umumnya.
Sampai tahun 2025, Tembang Gula sudah menghasilkan lima karya lagu original. Lima karya lagu original Tembang Gula adalah 'Tresno Liyane' (2022), 'Aku Maju Kowe Mundur' (2022), 'Tembang Kangen' (2023), 'Bestie' (2024), dan Kembang Asmara (2025).

0 Komentar