Rabu, April 22, 2026

Gledeg x Creaminal Soroti Isu Pelarangan Vape Lewat Single “Dilarang Ngevape”


Band punk hardcore asal Jakarta, Gledeg kembali dengan rilisan terbaru berupa single kolaboratif bertajuk “Dilarang Ngevape”, bekerja sama dengan brand liquid Creaminal, sub-brand dari Wise Juice. Lagu ini hadir bukan sekadar sebagai karya musik, tetapi juga sebagai respon atas dinamika dan keresahan yang sedang terjadi di industri vape saat ini. Single ini dijadwalkan rilis pada 22 April 2026 di seluruh platform digital, bersamaan dengan perilisan video lirik yang akan tayang di kanal YouTube Gledeg.

Berangkat dari kegelisahan Creaminal terhadap regulasi yang semakin ketat, yang bahkan telah masuk ke tahap undang-undang meskipun masih bersifat pembatasan, muncul pertanyaan besar: apa yang akan terjadi jika vape benar-benar dilarang di Indonesia? Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, mengingat negara-negara seperti Singapura dan Thailand telah lebih dulu menerapkan pelarangan total.

Dari situ lahir campaign #SebelumDilarang, sebuah gerakan naratif yang bukan hanya sekadar komunikasi brand, tetapi juga refleksi kolektif untuk mengajak audiens lebih sadar, lebih kritis, dan mulai mempertanyakan arah kebijakan yang berdampak langsung pada industri, mulai dari pengusaha liquid, pelaku UMKM, hingga konsumennya sendiri.

Sebagai bagian dari campaign tersebut, Gledeg dipercaya menjadi medium suara. Dengan identitas kuat mereka, perpaduan punk hardcore dengan komedi satire, Gledeg menerjemahkan keresahan ini ke dalam lagu “Dilarang Ngevape.”

Lagu ini ditulis dengan pendekatan lirik yang sarkas dan satir, khas Gledeg, sehingga pesan kritik sosial yang dibawa terasa ringan namun tetap tajam. Melalui delivery vokal yang frontal dan jujur, Gledeg menyuarakan bagaimana regulasi yang terus berkembang perlahan mempersempit ruang gerak banyak pihak dalam industri ini.

Lagu “Dilarang Ngevape” tidak berhenti sebagai karya audio. Lagu ini juga menjadi soundtrack utama film Creaminal bertajuk “IF Vape Banned”, yang mensimulasikan skenario ketika vape resmi dilarang. Melalui film ini, pesan yang dibawa tidak lagi sekadar opini, tetapi divisualisasikan menjadi gambaran nyata tentang dampak yang mungkin terjadi.

Gledeg, yang sejak awal 2025 telah merilis satu EP dan dua album termasuk rilisan terbaru “Buat Semua Umur”, konsisten menghadirkan lagu berdurasi singkat dengan aransemen cepat serta lirik yang lugas. Band ini digawangi oleh Wancoy (vokal), Kicuy Aduy (gitar), Patra Gumala (bass), dan Oza Rangkuti (drum).

Melalui “Dilarang Ngevape,” Gledeg dan Creaminal menghadirkan respon atas isu yang berkembang lewat karya yang tetap jujur dan sesuai identitas mereka.

Social Media:

Spotify: Gledeg

Instagram: @gledegofficial

Tiktok: @gledegofficial 

Youtube: Gledeg Official


Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search