"Dari Langit", Manifestasi Terbaru Siksakubur dalam Merangkai Death Metal, Mitologi, dan Refleksi Peradaban

"Dari Langit", Manifestasi Terbaru Siksakubur dalam Merangkai Death Metal, Mitologi, dan Refleksi Peradaban


Selama hampir tiga dekade, Siksa Kubur terus menjadi salah satu nama paling berpengaruh dalam perjalanan musik ekstrem Indonesia. Berdiri sejak tahun 1996, unit Deathmetal asal Jakarta ini telah menapaki berbagai fase perjalanan yang panjang, mulai dari panggung ke panggung komunitas, pertunjukan di berbagai kota di Indonesia, hingga festival berskala Internasional. Konsistensi mereka juga dibuktikan melalui rangkaian tur Nasional maupun Asia yang semakin mempertegas eksistensinya di skena musik ekstrem.

Kini, Siksa Kubur kembali menghadirkan karya EP album bertajuk "Dari Langit" yang dirilis via Youtube BrutalMind Records pada 02 Juli 2026. Sebuah rilisan yang menawarkan pendekatan konseptual dengan mengangkat kisah fiksi mengenai kehidupan ekstraterestrial dan asal mula peradaban manusia, sekaligus mengajak pendengar merenungkan konsekuensi dari setiap pilihan yang akan menentukan masa depan peradaban.

“Dari Langit' berbicara tentang kehidupan ekstraterestrial. Kisah ini dibangun secara fiksi menceritakan tentang awal penciptaan umat manusia dan turunnya sebuah keilmuan yang datang dari entitas langit. EP ini membawa pesan tentang konsekuensi pilihan yang akan manusia terima kelak.” Ujar Septian Maulana.

Secara musikal, "Dari Langit" tetap berakar kuat pada karakter Deathmetal klasik yang menjadi identitas Siksa Kubur, dengan terpengaruh dari nama-nama seperti Cannibal Corpse, Malevolent Creation, Deicide, Morbid Angel, dan Suffocation. Di sisi lain, EP ini juga memperluas eksplorasi musikal melalui sentuhan Blackmetal ala Emperor, Immortal, dan Satyricon, dan juga dipadukan dengan elemen Progressive Rock dan Progressive Deathmetal yang terinspirasi dari Opeth, Rush, hingga Death, serta nuansa Thrash dan Heavy Metal yang akhirnya memperkaya dinamika komposisi dari karyanya.

Visual artwork untuk "Dari Langit" dikerjakan oleh Andik Godfinger. Sementara, proses mixing dipercayakan kepada Adria Sevrianto dan mastering diselesaikan oleh Hamzah, yang menghasilkan sajian audio yang mampu merepresentasikan atmosfer gelap sekaligus megah yang menjadi benang merah dari

keseluruhan konsep EP Siksa Kubur ini. Untuk video sendiri dikerjakan oleh BSA Graphics dan layoutnya oleh Pradana Graphics.

Sebagai tindak lanjut perilisan "Dari Langit" ini, Siksa Kubur telah menyiapkan sejumlah agenda, termasuk showcase di Jakarta dan Bali yang akan menjadi titik awal untuk memperkenalkan materi terbaru mereka secara langsung kepada publik. Selain itu, band ini juga tengah mempersiapkan rangkaian penampilan di berbagai kota serta tur lanjutan sebagai bagian dari promosi EP tersebut.

Melalui "Dari Langit", Siksa Kubur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pelopor Deathmetal Indonesia yang terus berevolusi tanpa kehilangan akar musikalnya. EP ini bukan sekadar menghadirkan agresivitas musikal, tetapi juga menawarkan sebuah narasi konseptual yang mengajak pendengar menelusuri batas antara mitologi, fiksi, dan refleksi terhadap eksistensi manusia.


Track List

1. Scene I – Prologos;

2. Scene II – Demolisi (Holoskaustos);

3. Scene III – Niskala Mata;

4. Scene IV – Epilogos (Tou Khaos).

Posting Komentar

Related Posts