Mengusung tajuk Dossier MMXXVI yang merepresentasikan berkas perkara pada tahun 2026, demo ini memuat tiga komposisi, dua komposisi baru dan satu komposisi yang direkam ulang dari single promosi sebelumnya, yaitu “Rotten Unsolved Case”. Demo ini menjadi kesempatan bagi Cyrocist untuk memperkenalkan karakter musikal dan konseptual mereka secara lebih utuh sebelum melangkah menuju album penuh perdana. Satu benang merah konseptual yang menyoroti kasus-kasus nyata di Indonesia yang hingga kini belum menemukan penyelesaian dan hanya menyisakan pertanyaan, ketidakpastian, dan juga keluarga yang masih menantikan kepulangan orang-orang terkasih mereka.
“Bayangkan jika posisi tersebut berada pada diri kita sendiri. Bagaimana rasanya kehilangan seseorang tanpa mengetahui di mana ia berada, apa yang menimpanya, atau apakah ia akan kembali?” ucap Jati
Bagi mereka, kemarahan terhadap ketidakadilan hanyalah satu sisi dari cerita; sisi lainnya adalah penderitaan orang-orang yang ditinggalkan tanpa kepastian dan dipaksa hidup tanpa jawaban. Dalam proses kreatifnya, seluruh materi dikembangkan melalui proses jamming yang berlangsung secara natural. Setiap personel membawa gagasan dan pendekatannya masing-masing, kemudian merangkainya menjadi komposisi yang saling melengkapi. Proses tersebut tentu tidak selalu berjalan mulus, tentu terdapat perbedaan pendapat antara Raden Liga dan Praja Yogi kerap mewarnai eksplorasi bagian gitar dan drum, sementara Jati Hadasher hadir dengan tawanya dan Adi Njup mengambil peran sebagai penyeimbang selama proses workshop di studio.
Dari sisi referensi, Cyrocist mengakui bahwa album And Time Begins dari Decrepit Birth menjadi salah satu pengaruh yang masih melekat dalam proses penggarapan materi. Namun, pengaruh tersebut tidak dijadikan batasan. berbagai referensi lainnya turut memberikan warna dalam pembentukan riff gitar, pola permainan drum, dan konstruksi komposisi. Seluruh elemen diolah melalui karakter dan pendekatan masing- masing personel hingga membentuk materi yang berkembang secara organik.
Proses rekaman Dossier MMXXVI berlangsung di Benji Studio - Bekasi, dengan Rifki Aulia sebagai operator rekaman. Artwork dikerjakan oleh Pooobscurum, dengan proses pewarnaannya oleh Bagoez Pradana. Sementara itu, proses Mixing & Mastering dipercayakan kepada Indra Braille “Texas Sicklab” dan produksi video ditangani oleh Aditya Prakoso.
Setelah perilisan demo ini, Cyrocist berencana membawa materi mereka ke sejumlah kota untuk bersilaturahmi, bertemu dengan kawan-kawan dari berbagai skena musik ekstrem, dan berbagi panggung. Di saat yang sama, mereka akan melanjutkan pengerjaan materi album penuh perdana yang ditargetkan akan rilis pada tahun 2027. Bagi Cyrocist, Dossier MMXXVI bukanlah garis akhir, melainkan bagian dari perjalanan yang lebih panjang. Demo ini menjadi pengingat bahwa ada persoalan yang belum selesai, ada juga keluarga yang masih menunggu, dan tentu ada kehilangan yang tidak seharusnya dilupakan hanya karena waktu terus berjalan.


Posting Komentar